Suara Denpasar – Pemain naturalisasi Indonesia, Shayne Pattynama ceritakan bagaimana ia dihubungi PSSI dan kini menjadi warga negara Indonesia. Ternyata, ada andil netizen Indonesia dalam bergabungnya Shayne guna membela panji merah putih.
Dikutip dari instagram @abroadnesia, Shayne mengungkapkan jika dirinya tidak tahu bahwa sepakbola adalah olahraga nomor satu yang diminati.
“Sebelumnya aku tidak tahu (jika Indonesia sangat fanatik terhadap sepakbola) sampai orang orang mengirimkan saya pesan untuk bermain di sana ketika saya berusia 15-16 tahun,” ujar Shayne seperti dijelaskan oleh instagram @abroadnesia.
Lebih lanjut, Shayne menjelaskan kekagumannya terhadap fanatisme Indonesia terhadap sepakbola. Shayne menyebut hal ini sebagai hal yang “gila”.
“Mereka (PSSI) mencari pemain yang bermain di Eropa dengan keturunan Indonesia. Mereka lalu mengirim pesan ke saya. Ketika saya membuka situs itu, yang saya pikirkan adalah “ini benar benar gila. Sepakbola adalah olahraga nomor satu disana. Dan ketika ini mulai serius, ini semakin gila karena hidup mereka adalah sepakbola”.
Shayne menyebut ada andil netizen Indonesia dalam keputusannya. Ia menyebut hampir setiap menit netizen Indonesia mengirimkan pesan untuk bermain dengan panji merah putih.
“Mereka mempunyai jumlah besar di sosial media. Dan itu kenapa mereka mengirimiku pesan di instagram. Hampir setiap menit”, ujar Pattynama.
Dilansir dari transfermarkt.co.id, bek kiri berusia 25 tahun itu mempunyai market value sebesar 10,34 Miliar. Pemain yang kini membela Viking FK, klub divisi 1 Liga Norwegia itu mencatatkan debutnya saat melawan Argentina dalam laga bertajuk FIFA matchday pada Juni lalu.
Pemain yang juga bisa bermain di posisi gelandang tengah itu telah tampil di 25 laga bersama Viking FK dengan torehan 1 gol dan 5 assist sejauh ini.(Rizal/*)