Suara Denpasar - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali, yang dipimpin oleh IGMB Dwikora Putra, memberikan dukungan penuh untuk menciptakan Pemilu yang damai, bersih, dan berintegritas.
Namun, dalam usaha ini, tanggung jawab bukan hanya pada penyelenggara pemilu dan partai politik, tetapi juga pada masyarakat dan semua pemangku kepentingan.
Dalam pandangannya, Dwikora Putra menggarisbawahi pentingnya peran penyelenggara pemilu yang harus bersih dan berintegritas, termasuk aparat keamanan dan pemerintah yang harus menjunjung netralitas.
Baginya, pemilu yang bersih harus dimulai dari pihak yang menyelenggarakannya. Seperti halnya seseorang yang hendak membersihkan halaman, jika alat yang digunakan tidak bersih, maka hasilnya juga tidak akan memuaskan.
"Kami dari pers benar-benar mengharapkan penyelenggara pemilu ini bersungguh-sungguh mengawal pemilu yang luber, bersih dan berintegritas,’’ paparnya saat menerima rombongan Bawaslu Badung, Selasa 3 Oktober 2023.
Dwikora Putra juga menekankan pentingnya independensi penyelenggara pemilu dan aparat keamanan yang akan menjaga proses pemilu.
Netralitas mereka adalah kunci untuk menciptakan lingkungan pemilu yang adil. Badan Pengawas Pemilu, khususnya, diharapkan dapat menjadi wasit pemilu yang benar-benar netral.
Dengan demikian, peserta pemilu dan masyarakat pemilih akan merasa aman, nyaman, dan bahagia dalam mengikuti pesta demokrasi ini.
Dia juga mendorong wartawan dan pers untuk berperan aktif dalam mengawal pemilu, termasuk dalam menjalankan fungsi kontrol sosial mereka.
Baca Juga: PWI Bali Ajak Insan Pers Awasi Penyelenggara Pemilu
Sementara itu, Ketua Bawaslu Badung, Hery Indrawan, mengakui peran penting pers dalam mengawal penyelenggaraan pemilu lima tahunan ini.
Dia mengharapkan wartawan yang tergabung dalam PWI Bali dapat berkontribusi dengan menyebarkan informasi pemilu, melakukan pengawasan, dan menjalankan fungsi kontrol terhadap penyelenggara pemilu.
Hery Indrawan juga menegaskan keterbukaan Bawaslu terhadap kritik dan koreksi dari pers demi menjaga integritas pemilu. ***