Suara Denpasar - Warganet Indonesia menuding Tokyo Verdy sudah tak lagi menghargai Pratama Arhan.
Tudingan itu diduga kuat disematkan lantaran Tokyo Verdy kurang memberi waktu menit bermain yang banyak terhadap Pratama Arhan.
Berdasarkan data transfermarkt, hingga saat ini Pratama Arhan baru bermain tiga kali untuk Tokyo Verdy.
Di tiga pertandingan itu pun Pratama Arhan hanya mampu mencatatkan waktu sebanyak 210 menit.
Atas hal itu lah warganet Indonesia menyebut klub kasta kedua Liga Jepang tersebut sudah tak menghargai jasa pemain asal tanah air.
Hal itu terlihat dari mereka yang ramai-ramai meluapkan kekesalan pada akun Instagram resmi Tokyo Verdy.
Beberapa di antaranya juga menyerukan untuk segera mengunfollow akun media sosial Tokyo Verdy.
"Arhan sudah ga di hargain lg. apalg setelah menikah kayaknya makin jauh aja," tulis @mutiasabaetini.
"Arhan sdh ga di hargain lg.apalg setelah nikah kayaknya makin jauh aja," kata @kamalxrf_
Baca Juga: Pratama Arhan Segera Keluar dari Tokyo Verdy, Klub Suwon FC Degradasi ke K League 2?
"Unfolow lh rame2.tim ini TDK menghargai pemain muda Indonesia.waLAUpun ssh masuk line up.stidaknya ad dibangki cadangan.smua hanya untuk kepentingan agar club' mreka dikenal," tutur @imansyahputra34.
"Unfolow masaaal yok bisaaa," terang @egaditia.
"Unfollow guys, udah saatnya kembali ke stelan pabrik," papar @m_skuandii.
"Mari unfollow arahan sudah tidak dibutuhkan lagi," tukas @franhp21.
Sebagai informasi, kontrak Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy akan habis pada bulan Januari 2024 mendatang.
Pratama Arhan dikabarkan akan segera angkat kaki dari Tokyo Verdy.