Suara Denpasar - Boaz Solossa, seorang legenda sepak bola Papua yang juga dianggap sebagai legenda Indonesia, terus menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker, meskipun usianya saat ini telah mencapai 37 tahun. Prestasinya yang tak pernah pudar semakin mengesankan dalam ajang Pegadaian Liga 2 2023/24.
Dalam daftar pencetak gol terbanyak di ajang tersebut, Boaz telah mencetak 5 gol dari 6 pertandingan yang telah dijalani oleh timnya, Persewar Waropen. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi. Hanya terpaut 1 gol dari Ezechiel Ndouasel yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan 6 gol.
Eksistensi Boaz yang selalu identik dengan nomor punggung 86 terus bersinar dalam kompetisi kasta kedua ini. Persewar saat ini menempati peringkat ke-3 di klasemen sementara Grup 4 dengan total 8 poin, hanya berselisih 2 poin dari PSBS Biak yang menduduki puncak klasemen.
Tantangan terbesar Boaz datang saat melawan mantan klubnya, Persipura Jayapura, dalam laga terakhir Persewar. Boaz tampil mengesankan dengan mencetak dua gol dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura, pada Kamis (12/10) lalu.
Mencetak gol ke gawang klub yang membesarkannya sepanjang karirnya tentu bukan tugas yang mudah, namun Boaz Solossa mampu mengatasi semua itu.
Boaz bahkan mengungkapkan bahwa dia sempat merenung sejenak sebelum menerima tugas sebagai eksekutor penalti dalam laga melawan Persipura. Namun, dengan profesionalisme dan dedikasinya terhadap timnya, ia menjalani tugas tersebut dengan sukses.
Boaz Solossa adalah contoh nyata dari pemain yang memiliki kualitas, pengalaman, dan semangat bertanding yang kuat.
Persewar telah menjalani 6 pertandingan dalam putaran pertama, dan pada putaran kedua yang dimulai pada tanggal 3 November 2023, mereka akan menghadapi pertandingan berat melawan PSBS Biak.(*/Rizal)
Baca Juga: Hokky Caraka Jawab Rumor Cabut dari PSS Sleman Menuju PSIS Semarang, Panser Biru Setuju?