Suara Denpasar - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengumumkan calon wakil presiden Ganjar Pranowo pada pilpres 2024 mendatang yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.
Dalam hal ini, Mahfud MD menjelaskan bahwa dirinya terpilih sebagai cawapres Ganjar Pranowo merupakan suatu amanah yang diberikan oleh partai koalisi PDIP, PPP, Partai Hanura, dan Perindo.
Mulanya, ia merasa terkejut saat dipilih sebagai kandidat yang akan mendampingi capres Ganjar yang diusung oleh PDIP ini.
Pasalnya, partai koalisi tersebut tidak pernah meminta sejumlah uang untuk kebutuhan kampanye di Pilpres 2024 kepada dirinya ketika ditunjuk sebagai cawapres.
"Ya langsung, bagi saya, ini surprise betul. Saya tidak ditanya uang kampanye bagaimana, uang saksi bagaimana, ndak ada," kata Mahfud MD di awal.
Kemudian, Mahfud juga dibuat semakin terkejut ketika seluruh biaya operasionalnya ditanggung oleh partai koalisi tersebut.
"Malah ketua partai, you perlu apa, you bilang karena ini keperluan negara,"ucapnya lagi yang dikutip dari YouTube Kompas TV pada Rabu (18/10/2023) oleh suaradenpasar.com.
Selain itu, Menko Polhukam pun menyebutkan bahwa kesepakatan yang terjadi di antara koalisinya hanya melaksanakan konstitusi, memberantas korupsi, dan menegakan hukum untuk menuju Indonesia emas melalui jembatan emas 2045.
"Intinya (kesepakatan) hanya itu. Kesepakatan lainnya nggak ada. Kesepakatan politik ya hanya konstitusi itu yang berlaku paling tinggi," kata Mahfud MD dengan tegas. (*/Dinda)
Baca Juga: Sah! Dianggap Sebagai Pendekar dan Pembela Wong Cilik, PDIP Tunjuk Mahfud MD Dampingi Ganjar Pranowo