Suara Denpasar – Suporter Arema FC, Aremania meminta timnya untuk kembali berhomebase di Jawa Timur (Jatim) pada putaran kedua BRI Liga 1 2023-2024.
Seperti diketahui musim ini, Arema FC menjadi tim musafir dengan memilih berhome base di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali setelah Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang direnovasi.
Sementara stadion lainnya di wilayah Malang yakni Stadion Gajayana, Kota Malang belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan Liga 1.
Buruknya performa Arema FC musim ini ditengarai imbas dari home base yang dirasa jauh dari Malang sehingga tim tidak mendapat dukungan yang maksimal dari Aremania.
Permintaan itu disampaikan beberapa Aremania yang menanggapi postingan di akun Instagram resmi tim @aremafcofficial, Senin (30/10/2023).
“Home-nya dimana untuk putaran ke-2? kalau masih di Bali nanti sepi penonton lagi,” ujar @ainurrofiqoke7.
“Dimana lapangan yang dipakai untuk putaran ke 2? berharap di Jatim,” ucap @trisnoedy.
“Home-nya dimana, tolong infonya,” kata @usamah.arlie.
“Katanya home base Jatim jadi enggak nih?,” tutur @khalif_ar.
“Home Jatim aja,” ujar @ibrahim_erik.
Semenjak menjadi tim musafir, tim berjulukan Singo Edan itu tampil jauh dari harapan. Mereka terseok-seok di zona degradasi dengan menempati posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 14 poin.
Dari 17 laga yang telah dilakoni oleh Arema FC mereka hanya mampu mengemas tiga kemenangan, lima hasil seri, dan sembilan kali kekalahan.
Home base yang terlalu jauh disebut-sebut menjadi buruknya penampilan performa Arema FC karena selain tak mendapat dukungan penuh dari suporternya.
Para pemain juga mengalami kelelahan karena jarak yang terlalu jauh dari Malang menuju ke Bali. (*/Dinda)