Ganjar Pranowo Pertanyakan Balihonya yang Dicopot Saat Jokowi Kunjungan ke Bali, Pengamat: Positif Saja

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 01 November 2023 | 17:05 WIB
Ganjar Pranowo Pertanyakan Balihonya yang Dicopot Saat Jokowi Kunjungan ke Bali, Pengamat: Positif Saja
Ganjar Pranowo Pertanyakan Balihonya yang Dicopot Saat Jokowi Kunjungan ke Bali, Pengamat: Positif Saja

Suara Denpasar - Pada kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Gianyar, Bali, pada tanggal 31 Oktober, bakal calon presiden Ganjar Pranowo mengungkapkan kebingungannya terkait penurunan atribut partai politik yang didominasi oleh baliho dan bendera dirinya dan PDI Perjuangan.

Dikutip dari Antara News, dia menyatakan pertanyaannya mengenai alasan dibalik penghapusan atribut tersebut. Ganjar Pranowo, mantan Gubernur Jawa Tengah, mengungkapkan rasa bingungnya saat kunjungan kerja Presiden Jokowi dan menyatakan bahwa jika ada yang melanggar aturan, maka penghapusan bisa diterima, tetapi jika tidak ada pelanggaran, tindakan tersebut mungkin seharusnya tidak dilakukan.

Ganjar Pranowo telah berkoordinasi dengan DPD PDI Perjuangan di Bali dan mendapat penjelasan bahwa penurunan atribut partai politik tersebut dilakukan oleh Satpol PP Bali sekitar satu jam sebelum Presiden Jokowi tiba di lokasi acara.

Dia menyambut baik langkah-langkah yang diambil oleh pihak terkait untuk memasang kembali atribut tersebut setelah penurunan sementara.

Ganjar Pranowo menekankan pentingnya menjaga netralitas dalam pemilihan presiden dan berharap agar seluruh elemen terlibat dalam pemilihan presiden bekerja secara netral. Dia tidak ingin berspekulasi lebih lanjut tentang alasan dibalik penghapusan atribut tersebut.

Sebelumnya, Penjabat (PJ) Gubernur Bali, Irjen (Purn) Sang Made Mahendra Jaya, menjelaskan bahwa penghapusan atribut tersebut dilakukan untuk menjaga estetika dan sesuai dengan standar pengamanan presiden.

Sang Made mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan sementara dan atribut partai politik tersebut sudah terpasang kembali setelah selesai kegiatan.

Seorang pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai langkah PJ Gubernur Bali dalam mencopot baliho Ganjar-Mahfud selama kunjungan Presiden Jokowi sebagai langkah positif untuk menjaga netralitas dalam pemilihan presiden.

Ujang Komarudin menyatakan bahwa langkah tersebut sesuai dengan perintah Presiden Jokowi untuk memastikan netralitas aparat negara dalam Pilpres 2024.

"Kunker Jokowi itu untuk menjaga netralitas hal yang bagus, positif-positif saja. Itu yang memang diinginkan publik," ujar pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin dikutip dari Antara News (1/11/2023).

Pengamat ini menyatakan bahwa menjaga netralitas adalah hal yang baik dan positif, sesuai dengan harapan masyarakat. Tindakan ini diambil untuk menghindari tuduhan spekulatif terhadap Presiden Jokowi yang dapat mempengaruhi integritasnya.

Selain itu, langkah ini juga sesuai dengan keinginan masyarakat agar aparat negara, termasuk presiden, bersikap netral dalam kompetisi Pilpres, sehingga pemilihan dapat berlangsung secara adil.

Dalam konteks ini, tindakan penghapusan sementara atribut partai politik tersebut dianggap sebagai upaya yang positif untuk menjaga netralitas dan menjaga estetika selama kunjungan Presiden Jokowi ke Bali.(*/Rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atribut PDIP Diturunkan Saat Presiden Jokowi Kunjungi Bali? Ini Kata Pj Gubernur

Atribut PDIP Diturunkan Saat Presiden Jokowi Kunjungi Bali? Ini Kata Pj Gubernur

| Rabu, 01 November 2023 | 07:30 WIB

Kutuk Serangan di Gaza, Jokowi Pastikan Bantuan Kemanusiaan Akan Dikirim Pekan Ini

Kutuk Serangan di Gaza, Jokowi Pastikan Bantuan Kemanusiaan Akan Dikirim Pekan Ini

| Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:38 WIB

Viral Video Jokowi Lancar Pidato Bahasa Arab, Kok Bisa?

Viral Video Jokowi Lancar Pidato Bahasa Arab, Kok Bisa?

| Senin, 30 Oktober 2023 | 19:20 WIB

Terkini

Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang

Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:54 WIB

Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan

Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:35 WIB

Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat

Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:27 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik

7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik

Jakarta | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:17 WIB

Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?

Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?

Jakarta | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:03 WIB

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:58 WIB

DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi

DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:48 WIB

SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini

SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini

Kalbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:27 WIB

Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam

Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam

Kalbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:16 WIB

Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba

Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:00 WIB