Suara Denpasar - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memperbolehkan pengibaran bendera palestina selama ajang besutan Fédération Internationale de Football Association (FIFA) berlangsung.
Menurut Erick, FIFA memberikan dukungan penuh atas keputusan tersebut karena menyangkut dukungan bagi kemanusiaan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM)
"FIFA menghargai kebebasan berekspresi, apalagi pada perlindungan HAM dan kemanusiaan. Ini terutama dalam konteks pengibaran bendera Palestina. Jadi PSSI dalam hal ini menegaskan tidak ada pelarangan apalagi sanksi," pungkasnya, dikutip Suara Denpasar dari ANTARA pada Senin (7/11/2023).
Dukungan terhadap Palestina dapat terlihat dari keputusan pihak PSSI yang menawarkan diri menjadi kandang Palestina pada ajang kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Soal komitmen PSSI pada Palestina tak perlu diragukan. Seperti yang diucapkan oleh Ketum PSSI, kandang Indonesia adalah kandang Palestina juga!" ujar Ketua Komite Hukum PSSI Ahmad Riyadh.
Namun, Riyadh berpesan agar masyarakat tidak melakukan tindakan pitch invasion atau menyerbu langsung ke lapangan seperti halnya tragedi Kanjuruhan.
Riyad melarang keras tindakan tersebut karena termasuk pelanggaran dan dapat membahayakan keselamatan penonton, maupun pemain yang tengah merumput.
"Perlu digaris bawahi bahwa setiap bentuk pitch invasion itu dilarang. Apalagi saat ini kita sedang melakukan transformasi pasca tragedi Kanjuruhan yang mana disiplin soal kode keamanan dan keselamatan adalah hal yang mutlak. Karena itu penonton menyerbu masuk ke lapangan tidak diperkenankan," sambungnya.(Rizal/*)
Baca Juga: Bek Pencetak Gol Ini Dikabarkan Jadi Calon Pemain Persib Bandung, Sudah 75 Persen Peluang Transfer