Suara Denpasar - Laga perdana timnas Indonesia di gelaran Piala Dunia U-17 2023 akan menghadapi timnas Ekuador.
Pertandingan ini nantinya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (10/11/2023), pukul 19.00 WIB.
Terdapat beberapa fakta dari timnas Ekuador U-17 yang menarik untuk diikuti pada gelaran Piala Dunia U-17 kali ini, antara lain:
1. Bagaimana Ekuador Lolos ke Piala Dunia U-17?
Timnas Ekuador mengamankan tempat mereka di Piala Dunia U-17 2023 setelah berhasil menjadi runner up di South American U-17 Championship setelah dikalahkan Brasil di final.
Ekuador yang menjadi tuan rumah dalam turnamen tersebut berhasil mencatatkan hasil yang cukup baik.
Sepanjang turnamen, dalam 8 laga yang dilakoni, mereka berhasil meraih 4 kemenangan, 4 hasil imbang dan hanya menelan 1 kali kekalahan saja.
2. Dilatih oleh Pelatih Diego Martinez
Diego Martinez bergabung dengan timnas Ekuador sejak tahun 2022 lalu. Reputasinya selama ini sebagai orang yang berperan dalam pengembangan tim sepakbola membuatnya terpilih sebagai pelatih.
Sebelum menjadi pelatih timnas Ekuador U-17, Martinez pernah bekerja sebagai pencari bakat muda untuk tim junior di klub Independiente Del Valle.
3. Michael Bermudez sebagai Kapten Tim
Pelatih Diego Martinez memilih Michael Bermudez sebagai kapten tim untuk timnas Ekuador U-17.
Hal ini tak lepas karena kualitasnya sebagai pemain juga jiwa kepemimpinan yang ditunjukkannya di lapangan.
Dalam wawancaranya bersama Fifa, Diego Martinez mengungkapkan alasannya memilih Bermudez sebagai kapten tim.
"Dia tumbuh dalam perannya sebagai kapten dan berkembang sebagai pemimpin, baik melalui tindakannya di lapangan dan komunikasinya dengan para pemain," jelas Diego Martinez.
"Dia punya pengalaman dan sebagai pemimpin, dia bisa menjadi panutan. Saat ini, dia adalah pemimpin tim yang sesungguhnya dan sangat penting bagi kami," lanjutnya.
Perlu diketahui posisi Bermudez adalah sebagai striker juga sesekali sebagai gelandang sayap. Sepanjang turnamen South American U-17 Championship, Bermudez telah mencetak sebanyak empat gol.
Berkat kualitasnya di lapangan, Michael Bermudez mulai diminati oleh beberapa klub di Eropa, seperti Borussia Dortmund.
4. Tidak Diperkuat Kendry Paez
Sayangnya timnas Ekuador U-17 tidak diperkuat salah satu pemain terbaiknya, yakni Kendry Paez. Remaja yang baru berusia 16 tahun itu merupakan salah satu pemain muda yang bersinar yang dimiliki Ekuador.
Berposisi sebagai gelandang serang, penampilan Kendry Paez membuatnya dipanggil di timnas senior Ekuador.
Melansir transfermarkt, harga dari Kendry Paez bahkan bernilai fantastis, yakni nyaris 87 miliar rupiah.
Namun jadwal Piala Dunia U-17 2023 yang bertabrakan dengan jadwal kualifikasi Piala Dunia 2026 tim senior, membuat Kendry Paez harus absen membela timnas Ekuador U-17.
5. Hanya Membawa 21 Pemain
Meski setiap tim diperboleh membawa maksimal 23 pemain, nyatanya pelatih timnas Ekuador U-17, hanya membawa 21 pemain saja.
Uniknya, 3 pemain di antaranya merupakan seorang kiper.
Walau demikian, Martinez membawa pemain yang dapat bermain di banyak posisi. Hal inilah yang membuat Ekuador dapat bermain dengan berbagai skema permainan.
6. Diperkuat Allen Obando
Pemain lain yang perlu diwaspadai Indonesia adalah Allen Obando. Melansir dari The Guardian, Obando merupakan salah satu bintang muda yang cukup bersinar.
Berposisi sebagai striker dan sesekali juga pemain sayap, disebutkan kalau Obando punya skill yang bagus dalam menguasai bola.
Selain itu, Obando juga dikenal sebagai pemain yang bagus dalam memenangkan duel udara. Sepanjang turnamen South American U-17 Championship, Obando telah mencetak 3 gol.
Itulah fakta menarik tentang timnas Ekuador U-17 yang akan menjadi lawan Indonesia di Piala Dunia U-17 2023. (*/Rizal)