Suara Denpasar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi terjadi di 101 kilometer barat laut wilayah Gorontalo Utara, Gorontalo sebesar magnitudo 2,8 pada Kamis (23/11/2023) pukul 20.19 WIB.
Melansir dari laman X (Twitter), kokasi kejadian berada di 1.59 Lintang Utara (LU) dan 122.43 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 14 km.
Berikut informasi selengkapnya dari akun X (Twitter) @infoBMKG:
“#Gempa Mag:2.8, 23-Nov-2023 20:19:20WIB, Lok:1.59LU, 122.43BT (101 km BaratLaut GORONTALOUTARA-GORONTALO), Kedlmn:14 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait jumlah kerugian maupun korban yang terdampak gempa tersebut.
Apabila terjadi peristiwa gempa bumi, BMKG mengimbau beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kenali terlebih dahulu apa yang disebut gempa bumi. Kedua, pastikan struktur dan letak rumah dapat terhindari dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi seperti longsor, liquefaction, dan sebagainya. Ketiga, evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
Selanjutnya, pihak BMKG juga mengingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan walaupun sedang berada di dalam rumah. Pastikan perabotan seperti lemari, kabinet, dan sebagainya menempel pada dinding yang telah dipaku atau diikat agar terhindari dari jatuh, roboh, atau bergeser saat terjadinya gempa bumi.
Selain itu, simpan bahan yang mudah terbakar di tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. Selanjutnya, matikan air, gas, dan listrik apabila sedang tidak digunakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Rizal/*)
Baca Juga: Sosok Pengganti Pelatih Timnas Thailand, Intip Profilnya