Bantah Tanggapan Anies Baswedan soal Konflik di Papua dalam Debat Capres, Prabowo: Tidak Sesederhana itu, Pak Anies

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 13 Desember 2023 | 08:30 WIB
Bantah Tanggapan Anies Baswedan soal Konflik di Papua dalam Debat Capres, Prabowo: Tidak Sesederhana itu, Pak Anies
Bantah Tanggapan Anies Baswedan soal Konflik di Papua dalam Debat Capres, Prabowo: Tidak Sesederhana itu, Pak Anies (YouTube KPU RI.)

Suara Denpasar - Dalam debat capres pertama, panelis mengangkat isu yang membahas soal masalah HAM dan konflik di Papua.

Prabowo Subianto yang mendapat giliran pertama menanggapi dengan menyebut masalah yang terjadi di Papua rumit. Terdapat banyak faktor yang membuat konflik di Papua tak kunjung terselesaikan.

“Masalah di Papua adalah rumit,” ungkap capres nomor urut 2 tersebut dilansir dari YouTube KPU RI.

Prabowo kemudian menyebutkan bahwa pada konflik yang terjadi di Papua terdapat campur tangan asing yang ingin memecah belah Indonesia.

“Karena di situ terjadi gerakan separatis. Dan gerakan separatis ini kita sudah ikuti cukup lama dan melihat ada campur tangan asing di situ,” jelas Ketua Umum partai Gerindra tersebut.

“Dan kita melihat kekuatan-kekuatan tertentu selalu ingin melihat Indonesia disintegrasi dan pecah,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga mengungkapkan bahwa kelompok separatis tersebut juga telah menyerang warga Papua. Banyak wanita, anak-anak dan orang tua di Papua yang menjadi korban di sana.

Selanjutnya Prabowo memberikan pendapatnya soal strategi apa saja yang akan diambilnya untuk menyelesaikan konflik di Papua.

“Rencana saya adalah pertama tentunya menegakkan hukum, memperkuat aparat-aparat di situ. Dan juga mempercepat pembangunan ekonomi,” jelas Prabowo.

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menanggapi bahwa konflik di Papua terjadi karena tidak adanya keadilan di sana.

“Masalah utamanya adalah tiadanya keadilan di tanah Papua,” ungkap Anies dikutip dari kanal YouTube KPU RI.

Anies kemudian menyebut bahwa dialog diperlukan untuk menyelesaikan konflik di Papua dengan tujuan untuk menghadirkan keadilan di sana.

Prabowo menyetujui pendapat Anies soal perlunya keadilan di tanah Papua. Juga sepakat perlu adanya di sana. Namun Prabowo juga mengungkapkan bahwa konflik di Papua tidak sesederhana itu.

“Tidak sesederhana itu, Pak Anies,” bantah Prabowo. “Ada faktor-faktor lain, Pak Anies.”

“Ada faktor geopolitik, ada faktor ideologi, inilah yang (membuat) masalahnya tidak gampang,” lanjut Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbedaan Outfit Ketiga Pasangan Capres-Cawapres di Debat Capres Pertama, Prabowo Tampil Gemoy dan Ganjar Pakai Sneakers

Perbedaan Outfit Ketiga Pasangan Capres-Cawapres di Debat Capres Pertama, Prabowo Tampil Gemoy dan Ganjar Pakai Sneakers

| Rabu, 13 Desember 2023 | 07:00 WIB

Sindir Joget Gemoy Prabowo, Elite PDIP Singgung Masalah Anggaran Belanja Alutsista

Sindir Joget Gemoy Prabowo, Elite PDIP Singgung Masalah Anggaran Belanja Alutsista

| Senin, 11 Desember 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB