Heboh Kasus Perundungan di SMA Negeri Favorit Denpasar, Berkedok Kegiatan OSIS

Suara Denpasar

Rabu, 20 Desember 2023 | 15:03 WIB
Heboh Kasus Perundungan di SMA Negeri Favorit Denpasar, Berkedok Kegiatan OSIS
Ilustrasi OSIS (Suara.com)

Suara Denpasar - Kasus perundungan di salah satu SMA Negeri favorit di Kota Denpasar, seputaran Pasar Kreneng, Provinsi Bali, mengejutkan masyarakat.

Aksi perundungan ini ternyata tersembunyi di balik kegiatan OSIS. Di mana, pelakunya adalah oknum OSIS atau senior terhadap adik kelas atau juniornya. 

Meski demikian, banyak korban yang tak berani mengakui kejadian tersebut kepada orang tua mereka.

Lebih mengejutkan lagi, aksi perundungan ini berlangsung dengan modus berkedok kegiatan ekstrakulikuler yang dilakukan di luar sepengetahuan guru pembimbing.

Berdasarkan pengakuan orang tua salah satu siswa, kegiatan perundungan atau bullying dilakukan di luar jam pelajaran dan ekstrakurikuler resmi.

Sehingga, sulit bagi guru untuk mengawasi atau mengambil tindakan preventif. "Anak-anak takut untuk mengutarakan kasus ini," ungkap salah satu orang tua Murid pada Rabu, 20 Desember 2023.

Terungkap bahwa beberapa siswa junior bahkan pulang dengan kondisi menangis akibat perlakuan yang tidak mengenakkan dari seniornya.

Disebutkan juga, perundungan sempat mengarah ke tindakan fisik, tapi luput dari perhatian awak media.

Seorang siswa junior sempat mengalami luka serius, bahkan hingga terluka akibat lemparan kakak kelasnya.

"Jika terus dibiarkan aksi seperti ini tentu sangat berbahaya," kata orang tua siswa yang wanti-wanti namanya tak ditulis.

Selain dampak emosional, perundungan di SMA Negeri Denpasar juga memberikan beban finansial kepada siswa-siswi kurang mampu.

Oknum OSIS disebut-sebut kerap membuat program-program yang mengharuskan siswa untuk mengeluarkan uang.

Seperti pembelian pakaian, jaket, dan lain-lain. Ini tentu memberatkan bagi siswa-siswa dari keluarga miskin.

Dengan mengungkapkan kasus ini kepada media, diharapkan aksi bullying yang dilakukan oleh oknum OSIS dapat segera diakhiri.

Pihak sekolah diharapkan dapat mengawasi dengan lebih seksama segala kegiatan dan tindakan OSIS, serta mencegah terjadinya kegiatan yang memberatkan secara finansial bagi siswa tak mampu.

Harapannya, tindakan tegas akan diambil untuk menghentikan aksi perundungan ini dan memastikan keamanan siswa yang menuntut ilmu di SMA Negeri favorit Denpasar tersebut. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Gabungan Cek Harga 10 Bahan Pokok di Pasar Badung dan Kreneng

Tim Gabungan Cek Harga 10 Bahan Pokok di Pasar Badung dan Kreneng

Denpasar | Rabu, 13 Desember 2023 | 19:15 WIB

Pria Asal Jembrana Alami Kecelakaan di Denpasar, Langsung Dievakuasi ke RSUD Wangaya

Pria Asal Jembrana Alami Kecelakaan di Denpasar, Langsung Dievakuasi ke RSUD Wangaya

Denpasar | Rabu, 13 Desember 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Skandal Rekaman Audio: Saat Martabat Son Heung-min Diinjak-injak Media Korea Selatan

Skandal Rekaman Audio: Saat Martabat Son Heung-min Diinjak-injak Media Korea Selatan

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:50 WIB

Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban

Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban

Jogja | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:49 WIB

Apa Itu Longevity dalam Parfum? Ini 4 Pilihan dengan Aroma Tahan Lama

Apa Itu Longevity dalam Parfum? Ini 4 Pilihan dengan Aroma Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48 WIB

Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan

Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48 WIB

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:46 WIB

Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran

Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran

Sulsel | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:43 WIB

Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie

Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie

Entertainment | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:42 WIB

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40 WIB

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

Ratusan Pengantin Ditipu, Bos WO SCR di Bandung Kabur Usai Tilap Duit Vendor

Ratusan Pengantin Ditipu, Bos WO SCR di Bandung Kabur Usai Tilap Duit Vendor

Jabar | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB