Nongkrong di SCBD Sudirman Ala ABG Citayam Ada Manfaatnya, Bagaimana Penjelasannya dari Segi Psikologi?

Suara Depok

Sabtu, 23 Juli 2022 | 08:58 WIB
Nongkrong di SCBD Sudirman Ala ABG Citayam Ada Manfaatnya, Bagaimana Penjelasannya dari Segi Psikologi?
CITAYAM FASHION WEEK ; CITAYAM FASHION WEEK (suara.com)

Depok.suara.com - Psikolog anak dan keluarga Samanta Elsener, M.Psi menyebut kegiatan yang dilakukan oleh ABG di Sudirman sangat bermanfaat. Menurutnya usia remaja memang menjadi fase bagi anak sedang dalam masa pencarian jati diri.

Area SCBD di Jakarta Selatan memang jadi tempat hits bagi para remaja untuk nongkrong. Bukan hanya anak-anak Jakarta, remaja yang datang ke wilayah tersebut justru kebanyakan dari kota penyangga. Sehingga muncul pelesetan kepanjangan dari SCBD menjadi Sudirman, Citayem, Bogor, dan Depok.

Viralnya aktivitas nongkrong di wilayah Sudirman tersebut tak lepas dari konten yang menunjukan aksi Bonge, Kurma, Jeje, dan Roy yang sering berseliweran di media sosial. Konten tentang keempatnya kerap kali viral karena cerita hubungan asmara mereka yang menggelitik.

Nampak dari luar mungkin terlihat remaja-remaja itu sekadar bermain, tetapi aktivitas nongkrong tersebut ternyata bisa saja bermanfaat untuk psikologis anak-anak itu, lho.

"Psikolog Erik Erikson menyebutkan bahwa remaja adalah masa identity vs confusion yang mana juga mengembangkan value kesetiaan. Remaja setia pada pertemanannya dan bagaimana kelompok dalam pertemanannya menggiring suatu tren yang dianggap bagi dirinya sesuatu yang “cool” alias keren dan menjadi bagian dari society," jelas Samanta kepada suara.com, Jumat (22/7/2022). 

"Dengan berkumpul di SCBD, membuat konten-konten viral dan akhirnya menjadi viral, mereka merasa jadi ada di panggung keberhasilan atas kreativitas mereka," imbuhnya.

Perasaan berhasil tersebut bisa membuat para remaja itu mengalami peningkatan rasa percaya diri. Sehingga, dampak baiknya pula lebih menghargai diri sendiri atas usaha yang dilakukannya.

"Ternyata hal ini memunculkan motivasi dalam dirinya untuk semakin maju mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan kreativitas yang diciptakan," ujar Samanta.

Saat hasil kreativitas mereka menjadi viral dan mendapatkan popularitas, secara normal remaja memang akan menyadari nilai ekonomi yang didapat atas dirinya. Faktor tersebut, kata Samanta, bisa membuat anak-anak itu semakin yakin dengan kemampuan diri untuk berprestasi dalam pembuatan konten-konten viral juga peragaan busana.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikita Mirzani Tidak Jadi Ditahan, Apa Alasan Kepolisian?

Nikita Mirzani Tidak Jadi Ditahan, Apa Alasan Kepolisian?

Depok | Sabtu, 23 Juli 2022 | 08:48 WIB

Paula Verhoeven ke Rumah Bonge yang Ternyata Bukan dari Citayam

Paula Verhoeven ke Rumah Bonge yang Ternyata Bukan dari Citayam

Selebtek | Sabtu, 23 Juli 2022 | 08:43 WIB

Bonge, Jeje Slebew dan Roy Bakal Tinggalkan Citayam Fashion Week, Pindah Kemana?

Bonge, Jeje Slebew dan Roy Bakal Tinggalkan Citayam Fashion Week, Pindah Kemana?

Bogor | Sabtu, 23 Juli 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40 WIB

×