Depok.suara.com, Penayangan perdana Film besutan Joko Anwar yaitu Pengabdi Setan 2 : Communion ramai diperbincangkan lantaran belum genap sehari sudah ditonton oleh setengah juta orang pecinta film tanah air.
Namun demikian, tau kah anda kalau ada sejumlah fakta menarik dari film tersebut yang membuat kalian harus menonton?
Film Pengabdi Setan 2: Communion adalah film besutan sutradara kenamaan Joko Anwar. Film ini merupakan cerita lanjutan dari Pengabdi Setan (2017) garapan sutradara yang sama.
Berdurasi hampir 2 jam, film ini menampilkan pemain-pemain kawakan, seperti Tara Basro, Bront Palarae, dan Ayu Laksmi. Menceritakan tentang keluarga Rini (Tara Basro) yang penuh misteri serta kisah menakutkan.
Film ini akan mengulik lebih dalam cerita Pengabdi Setan pada sekuel sebelumnya. Pada sekuel kali ini sosok ‘ibu’ atau (Ayu Laksmi) menjadi ikon penting yang membawa cerita di film yang bergenre horor, humor, juga aksi.
Berikut 5 fakta menarik film Pengabdi Setan 2: Communion yang dikutip dari Suara.com.
Pertama, Syuting di Rumah Susun
Jika sebelumnya latar belakang film Pengabdi diambil disebuah rumah tua di kawasan Bandung, kali ini Joko Anwar memilih untuk menggunakan rumah susun yang sudah kosong selama 15 tahun. Bisa kebayang bukan bagaimana sensasi ketika syuting film ini?
Kedua, Munculnya Sosok Sang Ibu
Baca Juga: Bumbu Gado-gado dan Pecel Dinobatkan Sebagai Salah Satu Salad Terenak di Dunia
Pada sekuel sebelumnya, sosok ibu yang diperankan oleh Ayu Laksmi sudah meninggal dunia. Namun, pada Pengabdi Setan 2 sosok ibu muncul kembali. Bagaimana ibu muncul? Dia diperlihatkan di salah satu lantai apartemen dengan pakaian serba putih.
Ketiga, Kemunculan Ratu Felisha
disebutkan di atas dan telah muncul di film pertama, pada kali ini muncul bintang baru, seperti Ratu Felisha, Jourdy Pranata, dan Kiki Narendra. Kemunculan Ratu Felisha di Pengabdi Setan 2: Communion semakin membuat penonton penasaran dengan cerita selanjutnya.
Keempat, Film Pengabdi Setan 2 merupakan Film pertama yang menggunakan IMAX
Pengabdi Setan 2: Communion jadi film Indonesia bahkan Asia Tenggara pertama yang menggunakan teknologi IMAX. Pasalnya, penggunaan teknologi itu disebut bisa membuat film jadi lebih sinematik karena spektrum warna yang banyak.
Selain itu, audionya juga sudah menggunakan next-generation precision sound yang lebih tajam dan merata.