Oatmeal juga merupakan sumber serat yang baik, sehingga sering kali dikaitkan dengan perannya untuk menurunkan asam lambung. Oleh karena itu, Anda dapat memasukkan oatmeal ke dalam menu makan sehari-hari, misalnya sebagai sarapan sehat.
5. Jahe
Salah satu manfaat jahe adalah mengurangi risiko terjadinya asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, jahe juga dapat mengurangi peradangan. Anda dapat menikmati jahe dalam bentuk permen, air rebusan jahe, atau jahe bubuk yang diseduh dengan air hangat.
6. Susu rendah lemak
Susu juga merupakan makanan penurun asam lambung. Akan tetapi, pilihlah susu rendah lemak. Pasalnya, susu dengan kandungan lemak yang tinggi biasanya bersumber dari hewan, justru bisa memicu asam lambung naik.
Anda dapat mengonsumsi susu rendah lemak, seperti susu kedelai, almond, kacang mede, atau oat.
Selain makanan penurun asam lambung di atas, Anda juga dapat mengonsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan asam yang rendah, seperti brokoli, kembang kol, wortel, bit, ubi, selada, seledri, buah melon, dan semangka.
Bagi penderita asam lambung disarankan untuk menghindari makanan atau minuman tertentu yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti minuman beralkohol dan berkafein, serta makanan yang terlalu asam dan pedas.
Agar gejala asam lambung tidak kambuh kembali, Anda juga sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit tetapi sering, mencukupi waktu tidur, mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas setiap hari, dan mengelola stres dengan baik.
Baca Juga: Kebugaran Pemain Persiba Balikpapan Tak Dikhawatirkan Pelatih: Punya Waktu