Depok.suara.com, Setelah 10 tahun berkiprah dalam belantika musik KPop, Boy Band NU'EST akhir bubar ,padahal tahun ini grup tersebut telah merilis album terbaru berjudul Needle & Bubble.
Terkait bubarnya grup tersebut, salah satu mantang anggotanya yaitu Ren dalam sebuah wawancara dengan News 1 blak blakan mengenai bubarnya NU'EST dan Ia memilih sebagai menjadi artis solo.
Ren menuturkan, hal tersebut merupakan keputusan sulit bagi dirinya, apalagi hatus berpisah dengan NU'EST dan Pledis Entertainment.
"Termasuk ketika kami masih trainee, saya menghabiskan 12 tahun dengan anggota NU'EST daripada keluarga, ada begitu banyak aspek bagus tetapi ada berbagai keadaan dan kami pikir kami telah melindungi tim kami untuk waktu yang lama, jadi saya memutuskan untuk berdiri sendiri.” ungkap Ren seperti dikutip soompi.
Lebih lanjut Ren mengungkapkan, dirinya mengakui bahwa penggemar pasti kecewa dengan keputusan tersebut tapi mungkin ini keputusan yang terbaik
"Ketika saya memikirkan hal itu, saya merasa menyesal, tetapi semua anggota memiliki hal-hal yang ingin kami lakukan secara individu sehingga kami memutuskan untuk saling menghormati. Saya tidak menyesali keputusan saya.” ungkapnya.
Selain itu kata Ren, selama proses pengambilan keputusan, semua anggota menunjukkan dukungan untuk upaya solo masing-masing.
“Saya sangat berharap semua orang melakukannya dengan baik dan meskipun kami berada di jalan kami sendiri sekarang, jika ada kesempatan, saya harap ada suatu hari nanti. di mana kita semua bisa berkumpul lagi.” katanya.
Terkait keputusannya untuk menjadi artis solo Ren mengatakan, berpromosi dalam grup dan sebagai artis solo pasti sangat berbeda, karena menurutnya, saat dirinya dipromosikan dalam sebuah tim, ke mana pun kami pergi.
Baca Juga: PSSI Akui JIS Tidak Cocok di Jakarta Tapi Sangat Layak di Madrid, Ini Alasannya
"Kami berlima bersama dan kami menikmati diri kami sendiri sambil berbagi bahkan hal-hal terkecil. Sekarang, satu-satunya orang yang bisa saya ajak bicara adalah anggota staf saya jadi rasanya berbeda.” ungkapnya.
“Di atas panggung juga, ketika saya bersama anggota saya, kami dapat bergantung satu sama lain dan ada energi yang diberikan tim, tetapi sekarang saya sendirian, saya merasakan kekosongan dalam hal itu.” sambungnya.
Namun demikian lanjut Ren, kelebihan menjadi solo artis ketika berpromosi sebagai sebuah tim, ada janji di antara para anggota jadi saya sedikit berhati-hati untuk melakukan apa pun yang akan membuat saya menonjol.
"Sulit untuk melepaskan diri dari koreografi yang kami tentukan dan posisi yang saya tentukan, tetapi sekarang saya naik ke atas panggung sendirian, saya dapat mengekspresikan diri saya sesuka hati sehingga saya merasakan kebebasan.” pungkasnya.