Soal Kasus Effendi Simbolon, Taufan Hunneman: Penggunaan Diksi Itu Tidak Tepat

Suara Depok

Kamis, 15 September 2022 | 09:44 WIB
Soal Kasus Effendi Simbolon, Taufan Hunneman: Penggunaan Diksi Itu Tidak Tepat
Potret (Depok/dok.pri)

Depok.suara.com, Terkait diksi gerombolan yang diucapkan oleh Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon terhadap TNI berbuntut panjang dan menjadi sorotan semua pihak.

Pasalnya, akibat diksi tersebut menimbulkan reaksi keras dari pihak TNI sendiri hingga pelaporan ke MKD DPR RI.

Dr.Taufan Hunneman Dosen UCICi Prodi Manajemen yang juga menjabat sebagai Sekjen Fornas Bhinneka Tunggal Ika mengatakan bahwa penggunakaan kata diksi gerombolan merupakan deskriptif yang tidak tepat, bahkan cendrung tendensius.

Sebab kata Taufan,  faktanya sejak reformasi hingga kini, TNI telah melakukan transformasi setidaknya ada 3 hal yang di lakukan TNI 

Pertama,  perubahan dalam organisasinya dengan penekanan pada budaya organisasi yg modern baik dri sisi perencanaan, pengunaan bahkan pengelolaan organisasi berdasarkan prinsip organisasi modern 

'Komitmen TNI melakukan transformasi bisa kita lihat outcomenya sebagai organisasi yg netral tidak berpihak dan menekankan unsur meriktokrasi dalam pengisian jabatan di fungsi ," ujar Taufan.

Kemudian, Lanjut Taufan, TNI berbasis kompetensi dengan mengutamakan profesionalisme dalam bertindak .

"Pembangunan SDM  upgrade skill dan juga mengedepankan kemampuan individu yang di ikutin dengan penegakkan kedisplinan merupakan komitmen manajerial," katanya.

Dinamika di tubuh TNI serta terciptanya kondusifitas menunjukkan kedewasaan TNI dalam mengelola dinamika dalam tubuhnya 

baca juga

"Tiga hal ini sebagai bukti akurat bahwa komitmen TNI bertranformasi membuahkan hasil bahkan melakukan regenerasi kepemimpinan yang paling efektif dan non diskriminasi," tuturnya 


Karenanya, kata Taufan, ketika masyarakat melihat segala effort dilakukan dan di bandingkan dengan diksi gerombolan yang di ucapkan tanpa berbasis data, asumsi dan juga menimbulkan tendensi yang merupakan satu pendeskripsian salah tidak heran muncul reaksi yang demikian massif.

Selain itu, Taufan menuturkan, permintaan maaf Efendi Simbolon yang menggunakan diksi itu harus juga di jadikan ruang evaluasi dan intropeksi dalam memaknai arti kebebasan serta imunitas dalam memberikan pertanyaan sebagai hak bertanya anggota dewan dalam pandangan habermas.

"Komunikasi yang efektif apabila di bangun dalam prinsip kesetaraan sehingga tidak terkesan legislative heavy dalam konteks ini maka perlu di bangun satu kesepahaman diantara berbagai lembaga dalam mensikapi proses komunikasi," paparnya.

Untuk itu, lanjut Taufan, dirinya berharap pasca  kejadian ini , panglima TNI dapat kembali merumuskan langkah langkah  persuasif  membangun kesepahaman agar kelak tidak lagi timbul ketegangan.

"Dengan demikian maka perselisihan dan permintaan maaf bukam sekedar catatan moral namun harus di ikutin dengan kesepahaman bersama sebagai hubungan kedepan yang jauh lebih baik lagi," pungkasnya.

.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngeri! Ini Pesan dari Seniman Pertempuran TNI buat Effendi Simbolon

Ngeri! Ini Pesan dari Seniman Pertempuran TNI buat Effendi Simbolon

Fresh | Kamis, 15 September 2022 | 09:23 WIB

Ucapan Effendy Simbolon 'Gerombolan TNI' Bikin Gaduh dan Kecewa Prajurit

Ucapan Effendy Simbolon 'Gerombolan TNI' Bikin Gaduh dan Kecewa Prajurit

Sumedang | Kamis, 15 September 2022 | 08:30 WIB

Dudung Sebut Pernyataan Effendi Simbolon Tak Wakili DPR, Singgung Dekat dengan PDIP

Dudung Sebut Pernyataan Effendi Simbolon Tak Wakili DPR, Singgung Dekat dengan PDIP

Riau | Kamis, 15 September 2022 | 08:11 WIB

Terkini

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×