Imbas Krisis Inggris, WNI Harus Berani Makan Sisa dan Menghemat Biaya Listrik

Suara Depok

Selasa, 27 September 2022 | 17:56 WIB
Imbas Krisis Inggris, WNI Harus Berani Makan Sisa dan Menghemat Biaya Listrik
Krisis inggris (Reuters)

Depok.suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) di Inggris menceritakan mahalnya biaya hidup di sana saat ini. Hampir semua harga komoditas naik gila-gilaan imbas pandemi COVID-19 dan terkini perang Rusia-Ukraina.

Menghimpun dari berbagai sumber, Dyah (39) yang tinggal di London mengatakan harga makanan dan minuman sudah naik sekitar 12,6%. Contohnya harga susu 1,55 pound sterling atau Rp 25.299 tergantung merek, keju British Mature Cheddar 6 pound sterling atau Rp 97.932/kg, mentega rata-rata 3,18 pound sterling atau Rp 51.903/pack, dan tepung terigu sekitar 2,05 pound sterling atau Rp 33.460/kg (kurs Rp 16.322).

"Sejak pandemi COVID-19 mulai Maret 2020 dan kemudian invasi Rusia ke Ukraina, situasi Inggris banyak mengalami perubahan. Biaya hidup di Inggris Raya meningkat sangat signifikan," kata Dyah, Minggu (25/9/2022).

Harga BBM juga masih tinggi meskipun sudah mengalami penurunan. Saat ini harga rata-rata BBM berada di level 1,68 pound sterling atau Rp 27.420/liter, lebih murah dibanding Juni 2022 yang sempat di level 1,92 pound sterling atau Rp 31.338.

Tak hanya itu, saat ini Inggris juga sedang mengalami krisis energi parah karena banyak warga mulai beraktivitas dan membutuhkan banyak energi pasca pandemi COVID-19. Ditambah cuaca dingin membutuhkan energi lebih untuk heater (pemanas).

Muhammad Fahmi Ardi, yang juga tinggal di Inggris mengatakan harus mulai ‘kencangkan ikat pinggang’ melakukan penghematan drastis karena inflasi gila di Inggris. Di antara penghematan itu adalah memotong anggaran untuk konsumsi hingga sangat berhemat menggunakan listrik di apartemen.

“Memotong (biaya) konsumsi. Selalu cek-cek promosi diskon jika belanja di swalayan. Mengurangi makan di restoran atau kedai luar rumah,” tutur Fahmi yang berprofesi sebagai arsitek lansekap di London, Selasa (27/9/2022).

Selain harga makanan yang melambung tinggi, tarif listrik juga naik gila-gilaan karena krisis parah di Inggris. Fahmi pun harus bersiasat ‘putar otak’ demi menekan tagihan listrik yang amat tinggi selama krisis.

Ia menyebut biaya normal listrik sekarang saat bukan musim dingin biasanya paling murah sekitar lebih dari 100 pound sterling atau Rp1,6 juta per bulan. Tapi jika musim dingin bisa mencapai 250 pound sterling (Rp4 juta). Tarif itu untuk kalangan warga biasa dengan pemakaian daya minimal.

baca juga

“Harus mengurangi penggunaan energi atau konsumsi listrik. Salah satu contohnya ketika cuci piring. Saya tak lagi menggunakan mesin cuci piring otomatis,” ujarnya.

“Cuci piring harus dikerjakan secara manual demi hemat listrik. Di sini juga siap-siap ganti provider listrik yang lagi promo kalau tagihan dari provider yang lama naik tinggi,” imbuh Fahmi.

Penghematan listrik lainnya adalah seminimal mungkin menggunakan heater atau pemanas ruangan. Padahal, Inggris bersiap menyambut musim dingin saat diterpa krisis.

“Kurangi pakai heater. Walaupun mulai dingin sekarang, pakai sweater tebal saja di dalam rumah,” ucap Fahmi.

Saking menghemat, Fahmi bahkan berencana setop menumpang transportasi umum. Ia berencana beli sepeda yang murah dari tabungannya dan naik sepeda dari apartemen ke kantor yang berjarak hampir 10 kilometer.

WNI Inggris yang lain, Haris, juga membeberkan harga sewa apartemen naik hingga sepuluh kali lipat. Selain menjadi mahasiswa di Universitas Leeds Beckett, dia juga bekerja sambil di salah satu restoran siap saji. Dia juga mengaku, di tengah krisis upah di tempat kerjanya bertambah.

Namun, nominalnya tak seberapa jika dibanding angka inflasi yang terus naik yang menjerat Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinilai Sukses Tekan Laju Inflasi, Pemkab Jember Terima DID Rp10,36 Miliar

Dinilai Sukses Tekan Laju Inflasi, Pemkab Jember Terima DID Rp10,36 Miliar

Malang | Selasa, 27 September 2022 | 16:36 WIB

Harry Meguire Bikin Pusing Inggris Usai Dibikin Imbang Jerman di UEFA Nations League 2022

Harry Meguire Bikin Pusing Inggris Usai Dibikin Imbang Jerman di UEFA Nations League 2022

Cianjur | Selasa, 27 September 2022 | 15:00 WIB

Campur Aduk, Hansi Flick Senang sekaligus Gusar Jerman Seri 3-3 dengan Inggris di Wembley

Campur Aduk, Hansi Flick Senang sekaligus Gusar Jerman Seri 3-3 dengan Inggris di Wembley

Bola | Selasa, 27 September 2022 | 14:23 WIB

Terkini

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:25 WIB

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:23 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB

Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB

Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran

Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:16 WIB

Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits

Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB

Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan

Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan

Bali | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:14 WIB