Depok.suara.com - Sosok Paula Verhoeven beberapa kali menjadi bulan-bulanan netizen. Hal ini karena tindak tanduknya bersama sang suami, Baim Wong yang terkadang menuai kontroversi.
Hal yang terakhir adalah pasangan ini menuai kecaman dari publik karena
pura-pura lapor ke kepolisian dengan bahan KDRT. Karena aksi tersebut keduanya tidak hanya harus minta maaf namun juga menjalani proses pemeriksaan di kepolisian.
Beberapa warganet sangat menyesali kenapa Paula Verhoeven mau berbuat tindakan seperti itu hanya demi konten, padahal dulu dia supermodel ternama Indonesia. Sosok Paula Verhoeven memang sudah lama mengharumkan Indonesia di dunia fashion.
Sosok Paul Verhoeven menceritakan saat sekolah sempat dirundung karena tingginya yang di atas rata-rata. Tapi ternyata tinggi badannya yang membawa keberuntungan baginya.
Kemudian dunianya mulai berbalik setelah wanita berdarah Jawa, Belanda dan Tionghoa itu jadi finalis Gadis Sampul tahun 2001. Saat itu usianya masih 14 tahun dan sejak saat itu berkiprah di dunia model.
Tahun 2003, Paula mewakili Indonesia ke ajang Elite Model Look internasional, bahkan Paula Verhoeven telah berkarier di luar negeri. Dirinya pernah tampil di Paris Fashion Week dan sempat bergabung dengan agency model di Singapura tahun 2010 lalu.
Tahun 2012, ia membuat harum nama Indonesia setelah menjadi juara the face of Asia. Ia pun disebut sebagai salah satu supermodel Indonesia terbaik.
Tidak hanya berprestasi di catwalk, Paula sempat berakting dalam film
Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Ia juga pernah jadi pembawa acara Fashion & Beauty dan aktif modelling sebelum menikah dengan Baim Wong
Tetapi karena konten pura-pura KDRT banyak yang menyayangkan karier bagus Paula di dunia modelling jadi 'anjlok' gara-gara settingan di Youtube.
Baca Juga: Jelang Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jatim, Gubernur Khofifah Pimpin Apel Ziarah di Makam RMT Ario Soerjo