Kenapa Tragedi Itaewon Tidak Bisa Dicegah Padahal Sudah Banyak Laporan ke Polisi yang Masuk, Netizen Korea Pertanyakan Hal Ini

Suara Depok

Rabu, 02 November 2022 | 17:00 WIB
Kenapa Tragedi Itaewon Tidak Bisa Dicegah Padahal Sudah Banyak Laporan ke Polisi yang Masuk, Netizen Korea Pertanyakan Hal Ini
n.news.naver.com

Depok.suara.com - Jika ada tragedi yang bisa dicegah, tidak ada yang akan ragu untuk mengambil tindakan. Juga, jika ada pertanda kecelakaan yang mengerikan, orang akan mengambil tindakan untuk mencegahnya. Inilah yang ada di benak banyak warga Korea Selatan yang masih trauma dengan tragedi Itaewon yang terjadi akhir pekan lalu.

Tragedi Itaewon yang mengejutkan masih membekas di hati banyak orang Korea Selatan, karena banyak nyawa muda hilang dalam kecelakaan yang memilukan itu. Setelah insiden itu terjadi pada 29 Oktober, penyelidikan mulai dilakukan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan yang terjadi di gang sempit di Itaewon itu.

Sejauh ini, banyak rekaman pengawasan dan video di media sosial yang mengungkapkan bahwa beberapa orang di antara kerumunan mulai berteriak "Tekan, dorong," menyebabkan sekelompok orang mendorong semua orang secara agresif.

Netizen Korea Selatan juga bertanya-tanya mengapa tidak ada lagi petugas polisi di tempat kejadian untuk mengendalikan kerumunan sebelum terjadinya kecelakaan. Pertanyaan ini semakin banyak ditanyakan setelah terungkap bahwa seorang streamer telah melaporkan ke polisi tentang lonjakan massa 1 jam sebelum kecelakaan.

Selain itu, baru-baru ini ditemukan bahwa ada puluhan laporan yang dibuat ke polisi oleh warga di Itaewon yang meminta agar polisi dikirim untuk mengendalikan massa. Sejumlah transkrip mengungkapkan bahwa warga Korea Selatan yang berbeda membuat beberapa panggilan ke polisi untuk memperingatkan tentang lonjakan massa yang besar.

Banyak yang memberikan laporan detail tentang lokasi – gang di stasiun kereta Itaewon tempat tragedi itu terjadi. Setiap laporan juga meminta agar polisi dikirim untuk membubarkan massa dan mengendalikan arus orang ke daerah itu.

Namun demikian, tidak banyak polisi yang ditempatkan di area tersebut dan ternyata tidak mampu mengendalikan massa yang berujung pada kecelakaan maut tersebut. Itulah sebabnya banyak orang Korea menyalahkan polisi karena kurangnya responden yang dikirim ke tempat kejadian ketika laporan dibuat beberapa jam sebelum kecelakaan.

K-netizens berkomentar:

"Apa yang mereka lakukan? tidak mengirim polisi ke sana?"

baca juga

"Kecelakaan ini sebenarnya bisa dicegah, itu sebabnya saya menjadi sangat marah," 

"Begitu banyak orang yang melapor ke polisi," 

"Orang-orang memperingatkan bahwa akan ada kecelakaan tetapi hanya ada sedikit polisi,"

"Apa  yang mereka lakukan bahkan jika begitu banyak panggilan dilakukan," 

"Laporan ini sangat terperinci dan memberikan lokasi yang terperinci,"

"Saya harap semua orang yang mengenali bahaya dan membuat laporan semuanya aman,"

"Belasungkawa untuk semua orang yang menjadi korban kecelakaan mengerikan ini."

Tentu saja, ada polisi yang dikirim ke tempat kejadian, tetapi jumlahnya tidak cukup. Dalam salah satu video, terlihat seorang petugas polisi berteriak dan memohon kepada massa untuk menyingkir dari area Itaewon. Dia berteriak agar orang-orang menjauh dari jalan dan memohon mereka untuk pindah.

Menurut keterangan saksi, suara polisi itu hilang tak terdengar di tengah-tengah alunan musik yang keras, dan beberapa bahkan bersaksi bahwa beberapa orang di kerumunan tidak percaya bahwa dia adalah seorang polisi sejati. Banyak yang awalnya mengira dia mengenakan kostum polisi;  sehingga massa sulit dikendalikan dengan sedikit polisi.*

Sumber: Allkpop

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Calon Perawat Ini Tewas dengan Organ Tubuh yang Rusak Parah di Tragedi Itaewon

Calon Perawat Ini Tewas dengan Organ Tubuh yang Rusak Parah di Tragedi Itaewon

Depok | Selasa, 01 November 2022 | 16:00 WIB

Saksi Mata Tragedi Itaewon Ungkap Bencana Sudah Memilili Gejala Awal yang Cukup dan Seharusnya Dapat Dicegah

Saksi Mata Tragedi Itaewon Ungkap Bencana Sudah Memilili Gejala Awal yang Cukup dan Seharusnya Dapat Dicegah

Depok | Senin, 31 Oktober 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×