Orang Cenderung Lebih Berempati Kepada Hewan Dibanding Sesama Manusia

Suara Depok

Rabu, 30 November 2022 | 13:39 WIB
Orang Cenderung Lebih Berempati Kepada Hewan Dibanding Sesama Manusia
Ilustrasi manusia empati kepada hewan (Pixabay)

Depok.suara.com - Empati kepada hewan memang sangat diperlukan demi terjaganya ekosistem. Terlebih, jika hewan tersebut merupakan peliharaan kamu ya.

Mengutip dari beberapa sumber, berdasarkan riset dari Harrison's Fund dan Northeastern University di Boston, manusia memang cenderung menaruh empati terhadap hewan dibandingkan dengan sesama manusia.

Penelitian dari Northeastern University dimulai dengan cara memberikan berita "palsu" kepada para responden. Mereka diminta membaca berita tentang sebuah "penyerangan dengan tongkat baseball oleh orang tidak dikenal". 

Namun, korban dari berita tersebut dibuat berbeda-beda. Ada yang korbannya adalah bayi berusia 1 tahun, orang dewasa yang berusia 30an tahun, anak anjing, dan anjing dewasa berusia 6 tahun.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa rasa empati dan kasihan terhadap "korban" bayi dan hewan cenderung tinggi. Sementara untuk korban orang dewasa, para responden cenderung tak banyak memberikan reaksi.

Hewan dianggap sebagai bagian dari keluarga

Professor Jack Levin dan Professor Arnold Arluke dari Northeastern University menyimpulkan bahwa rasa empati terhadap anjing tersebut karena anjing dianggap sebagai bagian dari keluarga. 

"Responden tidak memandang anjing mereka sebagai hewan, melainkan sebagai 'bayi berbulu', atau anggota keluarga bersama anak manusia," ujar kedua peneliti tersebut.

Dengan menganggap hewan sebagai bagian dari keluarga, manusia jadi lebih berempati terhadap mereka. Namun, apakah semua orang lebih berempati terhadap hewan dibandingkan manusia?

baca juga

Sebuah penelitian dari Penn State University memberikan jawaban yang sedikit berbeda. Ada banyak konteks yang harus diketahui sebelum manusia bisa memutuskan berempati pada manusia atau hewan. Penelitian dari Professor Daryl Cameron, associate professor psikologi dan senior research associate di Rock Ethics Institute, juga menyimpulkan hal yang sama.

Jika menghadapkan manusia dan hewan dalam konteks kompetisi, manusia cenderung lebih berempati kepada sesamanya. Namun jika tidak ada kompetisi atau konflik kepentingan, manusia memang cenderung lebih berempati terhadap hewan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi : Kesepian Sama Berbahayanya Dengan Merokok 15 Batang Perhari

Studi : Kesepian Sama Berbahayanya Dengan Merokok 15 Batang Perhari

Depok | Rabu, 30 November 2022 | 13:34 WIB

Kenali Call of The Void, Rasa Tiba-tiba Ingin Mencelakai Diri

Kenali Call of The Void, Rasa Tiba-tiba Ingin Mencelakai Diri

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 10:03 WIB

Cara Kontrol Emosi Ini Bisa Tanggulangi Mimpi Buruk Saat Tidur

Cara Kontrol Emosi Ini Bisa Tanggulangi Mimpi Buruk Saat Tidur

Depok | Selasa, 29 November 2022 | 14:29 WIB

Terkini

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×