- Film drama keluarga "Titip Bunda di Surga-Mu" diproduksi kolaborasi tiga rumah produksi dan tayang 26 Februari 2026.
- Pemain senior Meriam Bellina dan Ikang Fawzi memerankan orang tua menghadapi konflik ketiga anak dewasa mereka.
- Proses akting menghadirkan tantangan chemistry, termasuk adegan penting di rooftop Semarang dan penjiwaan emosi nyata aktor.
Suara.com - Bukan perkara yang mudah menyatukan aktor lintas generasi dalam satu bingkai emosi yang padu.
Namun, tantangan tersebut justru menjadi kekuatan utama dalam film drama keluarga terbaru, Titip Bunda di Surga-Mu.
Film ini menawarkan potret jujur tentang kesalahpahaman antara orang tua dan anak yang kerap berujung penyesalan.
Film produksi kolaborasi RRK Pictures, Spectrum Film, dan Festival Pictures ini disutradarai oleh Hanny R. Saputra.
Ceritanya berpusat pada dinamika keluarga penjual soto, Ibu Mozza (Meriam Bellina) dan Ayah Akbar (Ikang Fawzi), yang diuji oleh konflik batin ketiga anak mereka yang beranjak dewasa.
Tekanan di Ruang Reading hingga "Golden Scene"
![Jumpa pers film Titip Bunda di Surga-Mu. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/15/75768-jumpa-pers-film-titip-bunda-di-surga-mu.jpg)
Di balik layar, proses pembangunan chemistry para pemain ternyata menyimpan cerita unik.
Abun Sungkar, yang memerankan Azzam si anak bungsu, mengaku sempat merasa tertekan saat awal proses pembacaan naskah karena harus berhadapan dengan aktris senior Meriam Bellina.
“Awal pertama kali reading itu masuk ruangan kayak masuk ABRI. Mami Mer (Meriam Bellina) hawanya kayak pohon beringin, diam saja. Seram banget, kayak mau ditatar. Tapi ternyata pas sudah kenal, beliau sangat cair dan justru mempermudah kami masuk ke karakter,” kata Abun kepada awak media.
Baca Juga: Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
Sementara itu, Kevin Julio yang memerankan Adam, anak tengah, menyoroti satu adegan krusial yang dia sebut sebagai "golden scene".
Adegan tersebut melibatkan pertengkaran hebat antara dirinya, Abun, dan Acha Septriasa, pemeran Alya di sebuah rooftop.
“Di situ kami bertiga benar-benar diskusi panjang. Bukan cuma baca naskah, tapi kami rundingkan, ‘Gimana ya biar mantap tektokannya?’. Apalagi lokasi syuting di rooftop Semarang itu sangat berisik, jadi tantangannya ganda. Mudah-mudahan emosinya sampai ke penonton,” jelas Kevin.
Emosi Nyata Ikang Fawzi
![Jumpa pers film Titip Bunda di Surga-Mu. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/15/48758-jumpa-pers-film-titip-bunda-di-surga-mu.jpg)
Kedalaman film ini semakin terasa berkat performa Ikang Fawzi.
Berperan sebagai ayah yang mencoba melindungi keluarganya, Ikang menyebut konflik dalam film ini sangat relevan dengan kehidupan nyata.
Menurutnya, banyak orang tua merasa sudah melakukan segalanya, namun kerap terjadi miss-communication dengan anak-anak yang memiliki tekanan hidup masing-masing.
Lebih jauh, Ikang mengakui bahwa ia menumpahkan emosi pribadinya ke dalam film ini, terutama pada adegan-adegan sedih.
“Pas adegan pemakaman, saya enggak banyak akting. Emosinya memang masih melekat (dari kehidupan nyata). Jadi kalau saya sampai mengucurkan air mata, itu apa adanya saja,” tutur Ikang Fawzi.
Meriam Bellina menambahkan, kekuatan film ini terletak pada pesan dua arahnya.
“Peran Ibu Mozza ini mengajarkan kita bahwa bukan cuma anak yang harus menghargai orang tua, tapi orang tua juga harus mengerti dan mau memaafkan anak-anaknya,” ujar aktris peraih Piala Citra tersebut.
Sebagai informasi, naskah yang ditulis oleh Zora Vidyanata ini mengisahkan perjuangan Ibu Mozza yang menyimpan uang demi masa depan anak-anaknya, namun justru dianggap pelit oleh Alya, Adam, dan Azzam.
Ketiga anak tersebut nekat mengambil uang simpanan sang ibu demi masalah pribadi mereka, tanpa menyadari rahasia besar dan waktu yang perlahan habis bagi sang ibu.
Selain nama-nama di atas, film ini juga dimeriahkan oleh penampilan Natalie Zenn, Chiki Fawzi, Asri Welas, dan Arfan Afif. Titip Bunda di Surga-Mu dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 26 Februari 2026.
Pihak rumah produksi juga menggelar special screening di tujuh kota besar sebelum penayangan resmi, serta melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk menyebarkan pesan positif tentang pentingnya waktu bersama keluarga.