Hotman Paris Minta Presiden Jokowi Batalkan KHUP Terbaru: Dapat Rusak Iklim Pariwisata Indonesia

Suara Depok

Jum'at, 09 Desember 2022 | 07:30 WIB
Hotman Paris Minta Presiden Jokowi Batalkan KHUP Terbaru: Dapat Rusak Iklim Pariwisata Indonesia
Hotman Paris (ANTARA)

Depok.suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris menanggapi soal pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) oleh DPR pada tanggal 6 november 2022. Pengesahan KHUP ini memang menjadi sorotan masyarakat Indonesia karena masih dianggap dapat berdampak buruk.

Pasalnya dalam KHUP terdapat beberapa pasal yang masih dianggap kontroversial hingga munculkan demo besar-besaran. Bahkan media internasional mengungkapkan banyak turis asing yang akan membatalkan datang ke Indonesia karena pengesahan tersebut.

Hotman Paris, sebagai pengacara kondang juga memberikan komentar terkait hal itu. Dalam akun pribadi miliknya, dia mengungkapkan bahwa diresmikan KUHP yang kontroversial ini akan memiliki dampak yang besar bagi pariwisata.

Dirinya menilai bahwa peraturan tersebut akan berpengaruh besar terhadap iklim pariwisata negara. Mungkin saja angka pariwisata Indonesia turun akibat undang-undang tersebut.

Hotman Paris lantas meminta kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo untuk segera bertindak dan membatalkan kuhp yang disahkan tersebut.

“Berita seperti ini dapat merusak iklim pariwisata di Indonesia! Mohon presiden RI bertindak batalkan KUHP yang baru,” ujarnya dalam unggahan pada Rabu (17/12/2022).

Kemudian, dalam video reel yang diunggah hotman paris yang nampaknya seorang pria yang sedang membuat konten terkait peraturan KUHP. Pada video tersebut dirinya menjelaskan para turis tidak bisa bebas tinggal dalam satu kamar tanpa ada status menikah jika berkunjung ke Indonesia.

Pria itu menjelaskan apabila turis melanggar atau melakukan apa yang sudah dilarang konsekuensinya berakhir di penjara. Larangan tersebut karena peraturan di Indonesia saat ini sangat ketat lantaran mayoritas agama Indonesia adalah muslim.

Beberapa warganet kurang setuju juga mengenai penetapan kitab undang-undang terbaru itu lantaran harusnya pemerintah itu lebih memprioritaskan kenekanan peraturan korupsi di Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karena Wapres Maruf Akan Hadiri Pernikahan Kaesang di Solo, Jadwal Mukernas II MUI Dimajukan

Karena Wapres Maruf Akan Hadiri Pernikahan Kaesang di Solo, Jadwal Mukernas II MUI Dimajukan

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 22:36 WIB

Terpopuler Lifestyle: Chelsea Islan Menikah Kayak Putri Kerajaan, Jokowi Terima Amplop Wajib Lapor KPK

Terpopuler Lifestyle: Chelsea Islan Menikah Kayak Putri Kerajaan, Jokowi Terima Amplop Wajib Lapor KPK

Lifestyle | Kamis, 08 Desember 2022 | 22:08 WIB

Sandiaga Uno: Ada yang Bilang Mikirin Rakyat Rambutnya Putih, Saya Botak Licin

Sandiaga Uno: Ada yang Bilang Mikirin Rakyat Rambutnya Putih, Saya Botak Licin

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 21:24 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×