Depok.suara.com - Erina Sofia Gudono melakukan proses sungkeman kepada ibundanya, Sofiatun Gudono, dan kedua kakaknya. Ketika momen mengharukan ini ibundanya memberikan wejangan kepada putrinya yang kelak akan jadi menantu Presiden Jokowi.
Sofiatun Gudono yang terlihat menahan tangis ini menitipkan pesan agar putrinya menjadi istri yang saleh dan tidak melupakan ibadah salat. Selain itu dirinya juga berharap agar Erina dan Kaesang tetap hidup rukun saat mengarungi biduk rumah tangga.
"Tumbuhlah terus menjadi keluarga bahagia, hidup rukun, saling membantu penuh kasih sayang, milikilah sifat yang terpuji, amar ma'ruf nahi munkar dan terus bersahaja dan rendah hati, menjadi putri yang salihah, istri salihah, istri yang setia," tutur Sofiatun sembari meneteskan air mata, seperti dilihat dari tayangan video KompasTV, Jumat (9/12/2022).
Sofiatun Gudono juga menyampaikan permintaan maaf bila selama membesarkan Erina Gudono masih banyak kekurangan. Hal ini karena sepeninggal suaminya, Sofiatun Gudono harus berjuang seorang diri.
"Maafkanlah mama, karena masih kurang, memberikan perhatian, dan kasih sayang. Sepeninggal ayahmu, mama mempunyai banyak keterbatasan dalam memelihara memberikan kasih sayang kepadamu. Erina detik ini mama hanya berpesan jagalah salat lima waktu dan terus jagalah ibadahmu, menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah," harap Sofiatun.
Dalam momen sungkeman itu, Sofiatun juga mengenang masa kecil putrinya yang kini sudah beranjak dewasa dan akan menikahi Kaesang Pangarep. Sofiatun bersyukur putrinya bisa tumbuh mandiri.
"Tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu, masih teringat perjalanan lahirnya dulu, masa yang lucu-lucu, dan selalu membuat ibu sangat berbahagia, dan terasa bersemangat menjalani hidup dan kini engkau mulai belajar hidup mandiri bukanlah untuk berpisah. Tapi tetap saling menyayangi, berdampingan dalam kewajiban, membina rumah tangga," tutur Sofiatun.
Usai sungkeman dengan ibundanya, Erina melanjutkan sungkeman dengan kedua kakaknya, Allen Adam Gudono dan Nadya Gudono. Erina juga meminta izin karena menikah lebih dulu dari kedua kakaknya dan memberikan pelangkah.
Selain sungkeman, prosesi lain yang digelar hari ini meliputi pasang bleketepe dan tuwuhan, upacara cethik geni, adang sepisan, serta siraman calon pengantin putri.