Mengupas "Energi Kutukan" Dalam Anime Jujutsu Kaisen

Suara Depok

Minggu, 11 Desember 2022 | 19:12 WIB
Mengupas "Energi Kutukan" Dalam Anime Jujutsu Kaisen
Energi kutukan merupakan sumber kekuatan pada Anime Jujutsu Kaisen (Ist)

Depok.suara.com - Seperti halnya anime kebanyakan, Jujutsu Kausen memiliki sistem kekuatan sendiri. Pada seri tersebut kekuatan diukur dengan banyaknya energi kutukan.

Pada chapter terbaru serinya, memperlihatkan bagaimana Kenjaku menjalin hubungan dengan pihak Barat dan memiliki rencana terhadap Culling Game, kepentingan dari kekuatan tersebut semakin meningkat. Lalu, apa sebenarnya energi kutukan? Berikut ulasannya

Energi Kutukan

Di universe Jujutsu Kaisen, energi kutukan digambarkan sebuah kekuatan yang lahir dari emosi negatif manusia. Misalnya, marah, sedih, dan takut. Namun, selain emosi negatif tersebut, emosi lainnya yang berkaitan dengan manusia, seperti rasa bersalah, kebencian, dan sebagainya, juga memiliki pengaruh dan peran terhadap terciptanya energi negatif tersebut.

Energi ini ada di hampir setiap manusia, namun hanya sedikit dari para manusia tersebut yang mampu mengubah energi kutukan tersebut menjadi cara untuk melihat makhluk mengerikan yang biasa disebut sebagai monster kutukan. Seperti kita ketahui, monster kutukan, atau biasa disebut juga para kutukan, adalah makhluk mengerikan yang menjadi perwujudan dari energi tersebut.

Para monster itu lahir dari akumulasi emosi negatif para manusia. Para monster kutukan yang populer di seri Jujutsu Kaisen, seperti Jogo, Hanami, dan Dagon, sudah ada di dunia sejak berabad-abad lalu. Mereka lahir dari rasa takut orang-orang terhadap bencana alam seperti letusan gunung berapi, banjir, dan berbagai hal mengerikan lainnya yang terjadi di alam.

Namun, ada juga monster yang lahir dari emosi negatif manusia seperti Mahito yang lahir dari rasa benci, sakit, dan cemburu. Meski demikian, Mahito adalah jenis monster kutukan yang berbeda, karena dia bisa dilihat dengan mata biasa. 

Biasanya, manusia akan mampu melihat para monster kutukan ketika mereka sekarat di tangan para monster tersebut. Karena, dengan resiko manusia tersebut berubah menjadi monster kutukan juga, maka kekuatan monster sebelumnya akan meningkat. Hal ini karena konsep energi kutukan sangat mematikan, tergantung dari emosi manusia dan resikonya terhadap nyawa si manusia itu.

Peran Energi Kutukan

baca juga

Dalam Jujutsu Kaisen, para penyihir Jujutsu merupakan orang-orang yang memiliki level energi kutukan yang besar, di mana mereka mampu melihat berbagai monster kutukan dan juga mampu untuk menghadapi mereka. Karena para monster tersebut terbuat dari energi, butuh teknik khusus untuk bisa menghadapinya. Para penyihir Jujutsu adalah sosok yang tepat untuk pekerjaan tersebut.

Di awal serinya, Gojo Satoru sempat menjelaskan kepada Itadori bahwa energi kutukan bisa dibandingkan dengan tenaga listrik. Ini merupakan sebuah energi yang serba guna karena bisa digunakan sebagai sumber kekuatan dan senjata bagi seseorang. Bahkan, energi tersebut juga bisa meningkatkan efek atau daya hancur sebuah serangan, seperti Divergent Fist milik Itadori.

Gojo juga kemudian menjelaskan jika kebanyakan penyihir Jujutsu terlahir dengan kemampuan khusus untuk penguasaan sebuah teknik kutukan. Sistem kerjanya mirip seperti berbagai peralatan listrik di mana mereka mampu memanipulasi energi tersebut untuk melakukan sesuatu yang spesifik. Peringkat dan juga level kemampuan seorang penyihir biasanya ditentukan oleh cursed enegi.

Dalam hal ini, para penyihir akan dianggap hebat ketika mereka memiliki keahlian dalam penggunaan berbagai teknik atau jurus kutukan (cursed technique) serta seberapa besar jumlah cursed energy dalam diri mereka. Masing-masing penyihir dan juga monster kutukan memiliki sebuah energi yang khas dari diri mereka, yangkemudian dikenal sebagai “residual.”

Dengan adanya “residual” tersebut, seorang penyihir hebat akan mampu mendeteksi atau mengetahui seorang pengguna teknik Jujustu atau bahkan menutupi jejak mereka. Bisa juga seseorang mengetahui seberapa kuat monster atau lawan yang dia hadapi dengan memanfaatka “residual” dari energi yang mereka keluarkan atau gunakan.

Jadi Sumber Energi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bikin Salut! 5 Serial Anime Ini Punya MC Murid Pindahan yang Overpower

Bikin Salut! 5 Serial Anime Ini Punya MC Murid Pindahan yang Overpower

Your Say | Senin, 21 November 2022 | 14:45 WIB

5 Hero di Anime yang Suka Berbuat Seenaknya, The Real Menguji Kesabaran

5 Hero di Anime yang Suka Berbuat Seenaknya, The Real Menguji Kesabaran

Your Say | Rabu, 16 November 2022 | 16:29 WIB

5 Rekomendasi Serial Anime Populer yang Seru Meskipun Tanpa Fan Service

5 Rekomendasi Serial Anime Populer yang Seru Meskipun Tanpa Fan Service

Your Say | Senin, 26 September 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×