Tentara Jepang Dapat Seribu Pengaduan Dugaan Pelecehan Seksual, Lima Prajurit Dipecat

Suara Depok

Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:51 WIB
Tentara Jepang Dapat Seribu Pengaduan Dugaan Pelecehan Seksual, Lima Prajurit Dipecat
Ilustrasi tentara Jepang (AP News)

Depok.suara.com - Tentara Jepang memecat lima prajurit dan menghukum empat lainnya dalam kasus pelecehan seksual, Kamis (16/12/2022). Dalam penyelidikan tersebut Kementerian Pertahanan Jepang menemukan lebih dari 1.000 keluhan pelecehan lainnya.

Kementerian Pertahanan menemukan terdapat 1.414 pengaduan. Sekitar 84 persen pengaduan adalah tentang pelecehan kekuasaan, sementara pelecehan seksual menyumbang 116 kasus atau 7,7 persen.

Penyelidikan ini dimulai setelah seorang mantan tentara Rina Gonoi
mengajukan kasus pelecehan seksual ke Kementerian Pertahanan tahun lalu. Tetapi Investigasi atas kasusnya dibatalkan pada bulan Mei.

Dirinya kemudian mengajukan petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 100.000 orang ke Kementerian Pertahanan pada bulan Agustus untuk menyelidiki ulang tuduhannya oleh pihak ketiga.

Gonoi menyebut telah mengalami banyak serangan oleh beberapa rekan pria, menyebabkannya harus melepaskan secara terpaksa karir militernya.

Dari lima prajurit yang diberhentikan dari kemiliteran, empat telah mengakui tindakan pelecehan seksual dan meminta maaf padanya pada Oktober. Sedangkan prajurit kelima ditemukan sebagai dalang dari empat anggota itu.

Komandan kompi di Fukushima yang saat itu membawahi Gonoi diskors selama enam bulan karena tidak melakukan penyelidikan yang benar, sementara satu lagi ditegur karena pelecehan seksual verbal dan dua lainnya ditegur karena mengabaikan masalah tersebut.

Panglima Angkatan Darat Yoshihide Yoshida mengulangi permintaan maafnya kepada Gonoi dan berkata, "Sebagai kepala organisasi ini, saya merasakan tanggung jawab yang kuat atas kesedihan dan rasa sakit (Gonoi)." .

Yoshida mengatakan, telah menangani masalah ini dengan serius. Dia pun mengaku bertekad untuk membasmi pelecehan seksual di area kemiliteran.

baca juga

Dalam satu insiden pada Agustus 2021, rekan pria senior menekan bagian bawah tubuh mereka ke arah Gonoi di asrama di tempat latihan. Mereka memaksanya melebarkan kakinya, sedangkan lebih dari 10 rekan pria lainnya menonton dan tertawa, tetapi tidak ada yang mencoba menghentikan perbuatan itu.

"Saya berharap keempat penyerang, terlepas dari keseriusan hukuman mereka, dengan tulus bertanggung jawab," cuit Gonoi sebagai tanggapan atas tindakan yang diambil oleh kementerian, Kamis

Dia juga mengatakan bahwa dia telah menerima informasi tentang puluhan prajurit lain yang dilecehkan saat bertugas, serta dari orang tua yang mengkhawatirkan keselamatan putri mereka di militer.

Gonoi mengatakan dia pergi ke publik karena dia ingin membantu orang lain yang tidak bisa bersuara. Di negara di mana ketidaksetaraan gender terus berlanjut, pelecehan seksual sering diabaikan dan gerakan #MeToo lambat untuk diketahui karena masih banyak yang menderita secara diam-diam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Pelecehan Seksual di Kampus Gunadarma Cabut Laporan! Alasannya Sudah Terjadi Tiga Bulan Lalu

Korban Pelecehan Seksual di Kampus Gunadarma Cabut Laporan! Alasannya Sudah Terjadi Tiga Bulan Lalu

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:00 WIB

Korban Cabut Laporan, Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Gunadarma Depok Berujung Damai

Korban Cabut Laporan, Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Gunadarma Depok Berujung Damai

Jakarta | Jum'at, 16 Desember 2022 | 14:59 WIB

Rapor Pemain J League Sepanjang Gelaran Piala Dunia dari 1994-2022

Rapor Pemain J League Sepanjang Gelaran Piala Dunia dari 1994-2022

Bola | Jum'at, 16 Desember 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 18:20 WIB

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:19 WIB

Momen Jokowi Dianugrahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa oleh 5 Kerajaan Adat Lampung

Momen Jokowi Dianugrahi Gelar Baginda Pemuka Bangsa oleh 5 Kerajaan Adat Lampung

Video | Senin, 29 Juni 2026 | 18:17 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut

Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut

Foto | Senin, 29 Juni 2026 | 18:17 WIB

Persib Bandung Rekrut Gabriel Mutombo, Eks Bek Lyon Pengganti Federico Barba

Persib Bandung Rekrut Gabriel Mutombo, Eks Bek Lyon Pengganti Federico Barba

Jabar | Senin, 29 Juni 2026 | 18:13 WIB

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:08 WIB

Dulu Banjir dan Dinding Rapuh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Ini Nyaman Ditempati

Dulu Banjir dan Dinding Rapuh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Ini Nyaman Ditempati

Jawa Tengah | Senin, 29 Juni 2026 | 18:07 WIB

Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa

Tragedi Tebet: Ketika Fasilitas Publik Berubah Menjadi Kuburan bagi Balita Tak Berdosa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:06 WIB

×