Depok.suara.com - Selain Mario Dandy Satriyo, nama Agnes Gracia Haryanto juga ikut terseret dalam kasus penganiayaan yang menimpa David, anak salah satu pengurus pusat GP Ansor.
Diduga Agnes adalah pihak yang mengadu kepada Mario Dandy Satrio bahwa David pernah melakukan perbuatan tidak menyenangkan saat mereka dulu berpacaran.
Akibat aduan Agnes tersebut, Mario Dandy Satriyo tak kuasa menahan emosi dan melakukan penganiayaan ke David.
Dianggap menjadi pemicu emosi Mario Dandy Satrio, Agnes yang terus disudutkan publik dan mendapat hujatan dari berbagai pihak akhirnya buka suara.
Lewat pengacaranya Mangatta Toding Allo, Agnes mengakui tidak tahu menahu atas peristiwa penganiayaan yang dilakukan Dandy kepada David.
Mangatta Toding Allo bahkan menyatakan bahwa kejadian penganiayan tersebut bukan bermula dari aduan Agnes melain saksi lain berinisial APA.
![Mangatta Toding Allo, pengacara Agnes Gracia Haryanto [Tangkap layar Instagram @faktanyagoogle]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2023/02/25/1-whatsapp-image-2023-02-25-at-222100.jpeg)
Agnes juga mengklaim bahwa dirinya tidak tahu apa-apa soal niat buruk Mario Dandy Satriyo yang berujung penganiayaan ke David.
Saat pemeriksaan di BAP Agnes menyampaikan dirinya juga sudah pernah memperingatkan Dandy agar tidak berbuat yang aneh-aneh.
"Awalnya dia hanya dijemput oleh tersangka Dandy dan akhirnya dia sudah dua kali bahkan tiga kali kalau nggak salah, tapi ada di BAP 2 kali dia mengingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi sudah diperingatkan," ungkap Mangatta seperti dikutip Depok.suara.com dari akun Instagram @faktanyagoogle.
Pengacara Agnes juga berharap kepada seluruh masyarakat terutama untuk buzzer untuk tidak terus menyudutkan Agnes serta membersihkan nama baiknya.
"Kami juga mengultimatum untuk pihak- pihak, bahkan teman-teman buzzer untuk tidak menyudutkan saksi anak ini," lanjut Mangatta. ***