Depok.suara.com - Deddy Corbuzier menguncapkan terima kasih kepada Mario Dandy Satriyo, putra mantan Dirjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.
Menurut Deddy, gara-gara Mario harta kekayaan keluarga Rafael bisa terungkap.
"Terima kasih juga kepada adik itu (Mario Dandy) karena dia sendiri yang spill (mengungkap)," kata Deddy berbicara di kanal YouTube Deddy Corbuzier berjudul Sumpah Terjadi Pemukulan di Acara Ini!!..Ormas Keras!
Di sisi lain, Deddy merasa juga menyindir ayah Mario Dandy karena diduga telah melakukan praktek pencucian uang selama menjabat Dirjen Pajak Kementerian Keuangan RI.
"Bapak Anda itu sudah bersih banget nutupinnya dari kemarin-kemarin. Sudah tattoo nggak pernah keekspos, nggak pernah masuk berita, sudah bersih banget. Gara-gara lo foto depan Rubicon, bapak lo kena," ucap Deddy, dilansir Suara.com.
Menurut Deddy, Mario Dandy yang kerap pamer kekayaan ayahnya di media sosial itu malah bikin keluarga kena petaka.
"Di mana-mana kalau orang kaya nggak usah banyak ngomong, nggak usah pamer-pamer, yang ada malah dikejar pajak, bukan jadi Dirjen Pajak. Anteng saja, slow saja," kata dia.
![Deddy Corbuzier [Tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier]](https://media.suara.com/suara-partners/depok/thumbs/1200x675/2023/03/06/1-deddy-corbuzier-youtube.png)
Agnes Gracia Haryanto Mengundurkan Diri dari SMA Tarakanita 1
Selain Mario Dandy ditetapkan jadi tersangka penganiayaan terhadap Cristallino David Azora Latumahina (17), Polda Metro Jaya juga menetapkan Agnes Gracia Haryanto (15) sebagai pelaku atau anak yang berkonflik dengan hukum.
Baca Juga: Nestapa Eko Darmanto Pamer Cessna: Dicopot dari Kepala Bea Cukai, Plus Diincar KPK
Ayah David, Pengurus GP Ansor Jonathan Latumahina, mengabarkan hingga Minggu (5/2/2023) belum sadarkan diri selama dirawat di RS Mayapada, Jakarta Selatan.
David dianiaya habis-habisan oleh Mario Dandy di kawasan perumahan Green Permata, Ulujami, Jakarta Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 20 Februari 2023 sekitar jam 8.30 WIB malam.
Setelah ditetapkan jadi pelaku, Agnes pun mengundurkan diri dari SMA Tarakanita 1 pada 28 Februari 2023.