Sowan ke Ponpes Gus Miftah, Zulhas Bagikan Santunan Untuk Pendidikan Anak

Suara Depok

Minggu, 21 Mei 2023 | 08:39 WIB
Sowan ke Ponpes Gus Miftah, Zulhas Bagikan Santunan Untuk Pendidikan Anak
Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. (DPP PAN)

Sukabumi.suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan mengunjungi Pondok Pesantren Ora Aji yang dimiliki oleh Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023), malam.

Dalam kesempatan itu, Mendag Zulkifli Hasan memberikan santunan sebesar Rp250 juta untuk pendidikan anak-anak. 

Mengenakan baju koko dan sarung putih serta peci hitam, menteri yang akrab disapa Zulhas itu datang sekitar pukul 20.15 WIB.

Turut mendampingi sejumlah politisi PAN, di antaranya Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Bendahara Umum DPP PAN Totok Daryanto, Ketua DPW PAN Yogyakarta Suharwanta, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal dan mantan Bupati Sleman Sri Purnomo.

Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. [DPP PAN]
Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. (sumber: DPP PAN)

Begitu tiba, Mendag Zulhas dan rombongan disambut hangat oleh Gus Miftah dan warga. Zulhas yang juga Ketua Umum PAN pun langsung dipersilakan masuk ke dalam rumah kiai muda dan nyentrik itu.

Di dalam rumah Gus Miftah, Zulhas dan sang tuan rumah tampak saling akrab bercengkerama hingga tertawa bersama. Zulhas dan rombongan juga sempat diajak makan bersama.

Pada kesempatan yang sama, di luar rumah Gus Miftah atau sekitar Ponpes Ora Aji sedang digelar pengajian rutin bertajuk Mujahadah Dzikrul Ghofilin.

Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. [DPP PAN]
Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. (sumber: DPP PAN)

Pengajian yang biasa digelar setiap malam Ahad Pahing ini dihadiri ribuan jemaah yang merupakan warga sekitar hingga luar Pulau Jawa.

Zulhas pun sempat diajak oleh Gus Miftah untuk mengikuti pengajian tersebut. Gus Miftah mengajak Zulhas berjalan kaki sejauh kurang lebih 200 meter kemudian naik ke atas panggung yang menjadi pusat perhatian para jemaah.

baca juga

Sontak, ribuan jemaah yang didominasi emak-emak terlihat antusias menyambut Mendag Zulhas. Banyak yang mengajaknya bersalaman hingga berswafoto.

Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. [DPP PAN]
Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. (sumber: DPP PAN)

Di atas panggung, Gus Miftah mengajak jemaah dan para santri untuk belajar dari perjalanan hidup Zulhas hingga meraih kesuksesan seperti saat ini.

"Coba hari ini kita belajar dari Pak Zulkifli Hasan, saya panggil beliau ini Papih karena saya dekat dengan beliau. Posisi apa coba yang pernah beliau raih? Menteri Kehutanan, Ketua MPR, Wakil Ketua MPR, sekarang Menteri Perdagangan," kata Gus Miftah sambil diselingi guyonan-guyonan khasnya.

Menurut Gus Miftah, perjalanan hidup dan kesuksesan yang diraih Mendag Zulhas layak dijadikan contoh dan menjadi teladan.

"Tidak ada kelezatan setelah bersusah payah. Maka ketika melihat orang yang kita anggap sukses. Sebenarnya yang mesti kita lihat adalah bukan posisinya yang sekarang, apa yang beliau miliki, beliau sudah punya apa, beliau sebagai apa, bagi saya itu sudah nggak menarik lagi. Tapi yang perlu dilihat apa? Prosesnya," ujar Gus Miftah.

"Makanya ingat, ilmunya untuk menjadi orang sukses apa? 3n, niteni, nirokke, nambahi atau ATM, amati, tiru, modifikasi. Jadi saya ingin mengajak beliau ini cerita, kebiasaan-kebiasaan beliau hingga menjadi wasilah sampai hari ini," imbuhnya.

Zulhas lantas memenuhi permintaan Gus Miftah. Ia menceritakan sekilas kisah hidupnya yang menurutnya banyak mendapatkan doa dan bekal yang baik dari kedua orang tuanya.

"Saya sebenarnya nggak lebih hebat dari teman-teman saya di sini, nggak lebih hebat dari bapak-bapak, ibu-ibu yang ada di sini. Saya orang biasa dari kampung, dari dusun, tapi mungkin doa ibu saya," kata Zulhas.

Zulhas menambahkan, kedua orang tuanya, terutama sang ayah, juga kerap mengajari dia dan saudara-saudara kandungnya disiplin sejak masih kanak-kanak. Alhasil, ia menjadi sosok yang tangguh.

"Kami tiap jam 4 (dini hari) dibanguni, bu. Saya usia 6 tahun sudah dibanguni, susah bangun, muka dikasih air. Tugas saya mukul beduk, terus, usia 6 tahun. Belakangan saya baru tahu itulah cara mendidik anak-anak kita menjadi anak yang tangguh," ungkapnya.

"Orang boleh pintar tapi kalau rapuh mentalnya itu akan susah untuk maju. Karena bangun pagi bagi anak-anak itu persoalan yang sangat sulit, latihan yang paling berat. Jadi kalau anak kita mampu bangun jam 4 pagi dan terbiasa, apalagi soal-soal yang lain, jadi dididik," katanya.

Zulhas juga membeberkan pesan penting dari sang ayah yang terus mengilhami dirinya. "Jadi kalau subuhan ayah saya selalu bilang, 'nak, ayah boleh susah tapi kamu jangan seperti ayah nanti. Ayah akan berjuang sekuat tenaga agar kamu lebih berguna, lebih hebat lagi, lebih maju lagi daripada ayah sekarang'. Nah terus pembinaan," ujarnya.

Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. [DPP PAN]
Mendag Zulkifli Hasan bertemu Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (20/5/2023) malam. (sumber: DPP PAN)

Zulhas juga memberikan motivasi kepada para orang tua dan anak-anak untuk tetap semangat, rajin belajar, dan selalu berlomba-lomba dalam kebaikan dan prestasi.

Bahkan, ia merogoh kocek alias memberikan bantuan dana pendidikan bagi anak-anak yang tidak memiliki cukup biaya untuk melanjutkan sekolah.

"Kalau ada yang kesulitan sekolah, saya akan kasih satu anak Rp1 juta. Ini saya siap berikan untuk 250 anak," pungkas Zulhas disambut tepuk tangan para jemaah dan Gus Miftah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Ngubek Empang, Tradisi Lebaran Betawi Depok

Sejarah Ngubek Empang, Tradisi Lebaran Betawi Depok

Depok | Selasa, 16 Mei 2023 | 14:04 WIB

Pasca Kaesang Pangarep! Ayu Ting-Ting Ditawari Maju sebagai Wali Kota Depok tapi Langsung Ditolak, Warganet Bersyukur

Pasca Kaesang Pangarep! Ayu Ting-Ting Ditawari Maju sebagai Wali Kota Depok tapi Langsung Ditolak, Warganet Bersyukur

Depok | Jum'at, 28 April 2023 | 17:22 WIB

Ada Bagi-bagi Sayuran Gratis di Depok

Ada Bagi-bagi Sayuran Gratis di Depok

Depok | Sabtu, 15 April 2023 | 18:34 WIB

Cuaca Panas di Depok Terasa Neraka Lagi Bocor, Ini Penyebabnya

Cuaca Panas di Depok Terasa Neraka Lagi Bocor, Ini Penyebabnya

Depok | Sabtu, 15 April 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×