Cuaca Panas di Depok Terasa Neraka Lagi Bocor, Ini Penyebabnya

Suara Depok | Suara.com

Sabtu, 15 April 2023 | 17:03 WIB
Cuaca Panas di Depok Terasa Neraka Lagi Bocor, Ini Penyebabnya
Suhu panas menyelimuti kawasan Depok, Jawa Barat. (Tomy Tresnady)

Depok.suara.com - Kota Depok, Jawa Barat, termasuk wilayah yang terserang suhu panas di Indonesia. Penyebab suhu panas ini sudah disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG bahwa pancaran sinar ultraviolet matahari melonjak dari biasanya.

BMKG beberapa waktu yang lalu menyampaikan bahwa paparan ultraviolet dengan risiko bahaya sedang ini menyelimuti wilayah timur Indonesia, termasuk Papua dan Maluku. 

Untuk menghindari hal buruk, BMKG menganjurkan kepada warga Indonesia agar berlindung di tempat teduh. Kalau sedang berada di luar ruangan disarankan memakai pelindung topi dan pakai tabir surya SPF 30+.

Sementara itu, wilayah Indonesia berstatus "risiko bahaya rendah".

Suhu panas menyerang wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga jam 3 sore pun masih terasa panas menyengat.

Suhu panas menyelimuti kawasan Depok, Jawa Barat. [Tomy Tresnady]
Suhu panas menyelimuti kawasan Depok, Jawa Barat. (sumber: Tomy Tresnady)

Penyebab suhu panas

Dilansir dari Republika, Bidang Informasi Kualitas Udara, Kedeputian bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Alberth Nahas, PhD mengatakan bahwa penyebab suhu panas di wilayah Indonesia karena ada masa transisi atau peralihan musim dari musim hujan menjadi musim kemarau.

"Kita berada dalam musim pancaroba," tutur Alberth.

Menurutnya, karakteristik musim peralihan atau pancaroba agak susah diprediksi.

Dia menjelaskan kalau pergerakan udara ditentukan dua faktor yang mempengaruhi, yakni La Nina dan El Nino. Namun, untuk saat ini sudah masuk kondisi netral.

Jika kemarin wilayah Indonesia diterpa La Nina, diprediksi bergerak ke posisi El Nino dengan ditandai kondisi curah hujan yang berkurang, terutama di Indonesia bagian barat dan tengah. Itu bertepatan di masa peralihan.

Selanjutnya, faktor lainnya adanya dua bibit siklon tropis yang mempengaruhi udara di wilayah Indonesia. Ada yang di utara bibit siklon tropis 90W dan di selatan (Pulau Nusa Tenggara) bibit siklon 98S.

Munculnya dua bibit siklon tersebut diasosiasikan dengan turunnya hujan.

Alberth mejelaskan ada daerah yang terdampak hujan dengan intensitas sedang atau lebat, tapi tarikan dari pergerakan dua bibit siklon ini menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia terutama bagian barat dan tengah, potensi hujannya menurun karena awan potensi hujannya kesedot ke sekitar dua bibit siklon itu.

BMKG memaparkan data suhu maksimum di wilayah Indonesia berkisar 33 hingga 35 derajat Celcius, di mana sebagian besar di Indonesia bagian barat dan tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diberi Banyak Dukungan Masyarakat Solo Jadi Wali Kota Depok, Ini Rekam Jejak Kaesang Pangarep

Diberi Banyak Dukungan Masyarakat Solo Jadi Wali Kota Depok, Ini Rekam Jejak Kaesang Pangarep

Video | Jum'at, 14 April 2023 | 17:40 WIB

Dapat Restu Jadi Wali Kota Depok, Seberapa Apik Rekam Jejak Kaesang Pangarep?

Dapat Restu Jadi Wali Kota Depok, Seberapa Apik Rekam Jejak Kaesang Pangarep?

News | Kamis, 13 April 2023 | 18:14 WIB

Hunian Milenial Dekat dengan Stasiun di Depok, Jokowi: Bangun Tidur Langsung Lompat ke KRL

Hunian Milenial Dekat dengan Stasiun di Depok, Jokowi: Bangun Tidur Langsung Lompat ke KRL

News | Kamis, 13 April 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Jabar | Kamis, 07 Mei 2026 | 00:06 WIB

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:46 WIB

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:41 WIB

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

Banten | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:22 WIB

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:19 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:12 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:11 WIB