Depok.suara.com – Selain dikenal sebagai wilayah penunjang DKI Jakarta, Kota Depok juga dikenal dengan julukan kota petir.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Dipl. Ing. Reynaldo Zoro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2002, diketahui kalau petir terganas di Indonesia ada di Kota Depok.
Hal itu diungkapkan dalam sebuah video yang diunggah oleh channel YouTube Agrozine ID pada 25 Februari 2023 lalu.
Dalam video itu disebutkan, berdasarkan hasil penelitian Prof Reynaldo, Kota Depok memiliki arus petir negatif yang kekuatannya mencapai 379,2 KA (Kilo Ampere).
Sementara kekuatan arus petir positif di Kota Depok, mencapai 441.1 KA. Menurut Prof Reynaldo, petir dengan kekuatan sebesar itu bisa menghancurkan sebuah gedung.
“Konon katanya kekuatan petir ini itu bisa meruntuhkan bangunan-bangunan yang terbuat dari beton sekalipun,” demikian disebutkan dalam video tersebut.
Dan karena itu pula, Kota Depok pernah dinobatkan sebagai kota dengan petir terganas di dunia dalam Guinness Book of World Record.
Daerah Paling Rawan Petir di Depok
Sementara itu, ada tiga hal yang menjadi persyaratan terbentuknya petir, yakni udara naik, kelembapan dan adanya partikel bebas atau aerosol.
Baca Juga: Suka Liat Kecoa, Lyodra Anggap Hewan Tersebut Lucu: Kayak Sang Dewi Terbang
Tiga syarat itu terpenuhi di Indonesia, namun ketiganya seringkali muncul di dua wilayah di Depok, yakni di Kecamatan Cinere dan Kecamatan Sawangan.
“Cinere dan Sawangan merupakan titik dimana 3 syarat itu sering ada dan menjadi pusat atau satu-satunya daerah yang sangat-sangat mendukung untuk terciptanya sambaran petir,” ungkap video itu.
Selain itu, kandungan besi tanah yang cukup tinggi di Kota Depok, juga meningkatkan potensi sambaran petir.
Pada 2001 lalu, PLN Kota Depok mencatat telah terjadi 340 sambaran petir positif dan 8255 kali sambaran petir negatif.
Lalu pernah terjadi 1.151 sambaran petir antar-awan dengan kekuatan maksimum mencapai 290,2 KA.(*)