Depok.suara.com- Musisi legendaris Ari Lasso beberapa waktu lalu sempat bercerita tentang pengobatan yang ia jalani selama ia divonis terkena kanker ganas pada 2021 lalu.
Diketahui, Ari Lasso kala itu divonis menderita kanker DLBCL atau kanker limfoma yang saat itu membuat musisi berusia 49 tahun itu harus rehat dari dunia entertainment.
Tentu saja, penyakit yang ia idap kala itu membuat pelantun lagu 'Hampa' itu merasa terpukul. Pasalnya, sebelum didiagnosis mengidap kanker, mantan vokalis Dewa 19 itu sudah merasakan hal yang janggal di dalam tubuhnya.
Namun, Ari Lasso mampu melawan penyakitnya itu sehingga musisi kelahiran Madiun itu bisa kembali beraktivitas seperti saat ini.
Akan tetapi, selama menjalani pengobatan untuk penyakitnya tersebut, Ari Lasso mengaku merasa tersiksa ketika menjalani kemoterapi.
Diakui oleh Ari Lasso, tak hanya rambutnya saja yang rontok, gigi milik Ari pun juga copot akibat dari efek kemoterapi yang ia jalani.
Hal tersebut diakui ketika Ari Lasso hadir dalam kanal YouTube Vindes beberapa waktu lalu yang diunggah kembali dalam bentuk YouTube shorts melalui kanal @identertainmen6089, ia mengaku bahwa menjalani kemoterapi seperti diberi racun.
"gue pernah rehab 13 kali, "kuatlah" ancur," ujar Ari Lasso sebagaimana yang dikutip dari YouTube @identertainment6089 pada Rabu (23/8/2023).
"Nggak ada apa-apanya sama kemo," sahut Vincent Rompies.
Baca Juga: Warga Rempang Berdatangan dari Darat dan Laut Suarakan Penolakan Relokasi di Kantor BP Batam
"Nggak ada apa-apanya sama kemo, bukan cancernya ya," kata penyanyi kelahiran 1973 itu.
Lebih lanjut, Ari Lasso menuturkan bahwa proses untuk menjalani kemoterapi sangat berat. Ia mengaku tidak hamnya rambut saja yang rontok, akan tetapi giginya juga lepas.
"Untuk jalanin kemonya itu beratnya minta ampun," tutur pelantun lagu Arti Cinta itu.
"Rontok ya rambut mas?" tanya Desta.
"Gigi gue lepas, 3 gigi gue lepas," ungkap Ari Lasso.
Ketika ditanya bagaimana rasanya kemoterapi, Ari Lasso ungkap bahwa setelah menjalani kemoterapi badannya merasa hancur.