Depok.suara.com - Farida Nurhan menjadi sorotan karena sikapnya yang diduga melakukan doxing hingga body shaming kepada Codeblu. Karena aksi itu dirinya sampai diserang oleh warganet.
Bahkan cerita masa lalu Farida Nurhan muncul ke permukaan. Salah satunya adalah momen saat reviewnya yang membuat rumah makan di Purwokerto tutup.
Dilihat dari akun Radar Purwokerto,
Warung David Banyumas memberikan klarifikasi terkait unggahan Farida Nurhan.Soal review makanan dan harga yang dipalak.
Ketika itu Farida Nurhan mengeluh karena harga makanan yang dibelinya mencapai Rp8 Juta. Tetapi karena review itu warung David Banyumas terlihat tutup dan sepi.
Dartini pemilik warung itu mengatakan Omay sudah memberi tahu akan datang ke warung dan akan mentraktir siapa saja yang datang. Omay juga mengatakan mempersilahkan orang yang datang untuk membungkus makanan.
"Hal ini membuat jumlah makanan lebih banyak dari jumlah minuman," ucapnya.
Dari pantauan portal purwokerto dagangan David ludes hanya tinggal kerupuk. Terkait tepung mendoan yang masuk dalam nota dartini menjelaskan itu adalah paket oleh2. Jadi memang dijual paketnya.
Setelah kedatangan Omay warung David tidak pernah buka lagi. Dartini mengaku diteror dari nomor yang tak dikenal
Baca Juga: 4 Drama Korea Bergenre Slice of Life dengan Alur Cerita yang Lambat dan Emosional