Depok.suara.com – Ada-ada saja ulah Laura Meizani alias Lolly, anak Nikita Mirani yang belum lama ini jadi tahanan Polisi di London setelah diusir dari rumah Mami Eda.
Kabar tersebut langsung diterima Nikita Mirzani setelah menerima chat pribadi dari salah satu rekannya yang saat itu tengah berada di London.
Publik pun sontak kaget mendengar hal tersebut, kabar yang beredar di media sosial pun ramai dikomentari banyak netizen.
Bahkan tak sedikit dari mereka mengometari berita tersebut dan berbondong-bondong meminta sang ibu, Nikita untuk turun tangan membantu anaknya.
Seolah tidak mau lagi membantu anaknya, ibu tiga anak itu lantas menaggapi kabar anaknya di tahan di Kepolisian London lewat Instagram Story miliknya.
Pernyataan tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh channel Youtube Intens Investigasi belum lama ini.
“Kalian pernah bully saya, sayan dibilang ibu yang tidak baik karena mengekang anak kandung saya sendiri agar tidak ikut-ikutan pergaulan di zaman edan sekarang ini, giliran anak saya ada masalah rame-rame tag saya suruh bantu” ujarnya.
Merasa geram karena sempat dibully publik karena dituding mengekang Lolly, sekarang giliran mantan kekasih Antonio Dedola itu salahkan Mami Eda dan keluargnya.
Menurut ibu tiga anak itu, perubahan sikap Lolly terjadi saat Mami Eda dan keluarga menjemput anaknya dari sekolah dan mencoba merahasiakan keberadaannya di London.
Baca Juga: Krisis Gelandang Bertahan di 16 Besar, 2 Pemain Ini Bisa Jadi Opsi Timnas U-24
“Kalian aja yang bantu kan selama ini kalian juga yang support kehaluannya, sampai anak itu jadi hilang arah. Dan suruh keluarga sih Juliana dan anaknya yang bertanggung jawab karena udah bikin anak itu rusak,” kata Niki.
“Kan mereka yang jemput itu anak dari sekolahannya sampai merahasiakan keberadaan anak itu dari saya,” sambungnya.
Bahkan Nikita Mirzani masih ingat dengan jelas dimana Mami Eda dan keluarga serta Antonio Dedola menjemput anaknya dari sekolah.
Mencoba menjadi pahlawan dan sudah menganggap anak Nikita Mirzani sebagai anak kandungnya sendiri.
"Dan mereka seolah-olah pengen jadi pahlawan karena bantuin anak itu keluar dari sekolah dan sudah anggap anak kandung sendiri. Atau DM si Toni juga yang katanya mau nanggung hidup anak itu selama di UK," tandasnya.(*)