Mengenal Penyakit yang Diderita Kurnia Meiga, Berikut Tanda-tanda, Faktor Pemicu dan Cara Pengobatannya

Suara Depok

Rabu, 04 Oktober 2023 | 18:33 WIB
Mengenal Penyakit yang Diderita Kurnia Meiga, Berikut Tanda-tanda, Faktor Pemicu dan Cara Pengobatannya
Kurnia Meiga saat membela Timnas Indonesia ((Instagram: @egahermansyah))

Depok.suara.com  - Kurnia Meiga Hermansyah adalah seorang mantan pesepakbola yang pernah memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia dan Klub Arema FC melalui penampilan cemerlangnya sebagai kiper.

Kurnia Meiga sudah tidak pernah bermain sepak bola lagi sejak tahun 2017 karena penyakit yang dideritanya sudah berlangsung selama 7 tahun.

Erick Thohir ternyata pernah melawat ke kediaman Kurnia Meiga bersama seorang dokter dari Rumah Sakit Pusat Pertamina pada tanggal 21 Mei 2023 yang lalu Seperti Yang Dikutip Depok.Suara.Com dari laman Kaltim Post.

Akan tetapi, berdasarkan pernyataan Kurnia Meiga dalam video di saluran Youtube Vivagoal Indonesia pada tanggal (7/9/2023) sebelumnya, tidak ada diagnosis yang pasti dari dokter atau rumah sakit mengenai penyakit yang dia alami.

Di malamnya, dua hari berlalu sejak pertandingan melawan Barito, Kurnia merasakan rasa sakit yang menusuk di kepala, yang berlanjut hingga keesokan harinya.

Kurnia juga merasa penglihatannya sedikit kabur, antara fokus dan kurang fokus, serta di antara kegelapan dan cahaya. Seringkali, Pandangan Kurnia mendadak menghilang dan disusul dengan  muntah.

Pandangannya juga samar seperti siluet sehingga menyulitkannya untuk melihat ekspresi wajah dan detil fisik seseorang, hanya dapat mengamati dari pergerakan.

Dari tanda-tanda yang dijelaskan oleh Kurnia Meiga tersebut, gejala yang muncul serupa dengan penyakit Papiledema.

Apa itu Papiledema?

baca juga

Menurut sumber di situs KMU, Papiledema adalah kondisi di mana saraf optik mata mengalami pembengkakan di daerah disc optic akibat tekanan pada otak.

Kondisi papiledema mengakibatkan penglihatan menjadi tidak jelas dan terdistorsi. Gangguan tersebut dapat terjadi dalam waktu singkat tetapi juga memiliki potensi untuk berlangsung secara permanen. Dapat menyebabkan gangguan  penglihatan pada mata tunggal atau ganda.

Tanda-tanda awal dari papiledema adalah:

1. Pandangan Samar

2. Penglihatan Ganda Atau Berbayang 

3. Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya

4. Penglihatan Tiba-Tiba Hilang Dalam Beberapa Detik

5. Mual dan Muntah

6. Sakit Kepala

7. Terdengar Suara Lain di Telinga

Tekanan ini juga dapat muncul disebabkan oleh pembengkakan otak yang terjadi akibat cedera kepala atau faktor lain seperti:

1. Perdarahan di Dalam Otak

2. Peradangan di Dalam Otak (Ensefalitis)

3. Meningitis

4. Tekanan Darah Tinggi

5. Kekurangan Sel Darah Merah (Hemoglobin)

6. Hidrosefalus

7. Tumor Otak

8. Infeksi

Setelah diagnosa dari dokter dikonfirmasi, pengobatan untuk papiledema akan ditentukan berdasarkan penyebabnya. Salah satunya adalah melalui pungsi lumbal, yaitu prosedur medis untuk mengambil cairan serebrospinal.

Salah satu cara lainnya adalah dengan menggunakan obat. Terutama penggunaan kortikosteroid melalui suntikan atau pil obat.

Jika papiledema disebabkan oleh infeksi, dokter akan mengeluarkan resep antibiotik.

Apabila menyebabkan tumor di otak, langkah mengobatinya ialah melalui tindakan bedah untuk membuang tumor tersebut.

Dengan cara yang sama seperti operasi, metode ini dapat digunakan jika tumor otak menjadi penyebabnya. Kemoterapi atau radioterapi berperan dalam mengurangi ukuran tumor dan menyusutkan pembengkakan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Ingin Menikah Lagi, Anak Kandung di Depok Tusuk Bapaknya

Diduga Ingin Menikah Lagi, Anak Kandung di Depok Tusuk Bapaknya

Bogor | Selasa, 03 Oktober 2023 | 23:30 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×