Warga di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat digegerkan dengan sesosok mayat pria yang gantung diri di sebuah rumah kosong, Selasa (5/7) siang. Jasad pria nahas itu adalah anggota Polantas Polres Jakarta Selatan berinisial Bripka PS (40).
Kapolsek Cempaka Putih Kompol Bernard Saragih menceritakan kronologi soal penemuan mayat Bripka PS yang tewas gantung diri di rumah kosong. Jasad Bripka PS pertama kali ditemukan oleh karyawan pemilik rumah sekitar pukul 11.30 WIB.
Jasad itu ditemukan saat saksi mencium bau busuk saat hendak membersihkan rumah yang sudah tak lagi ditempati pemiliknya selama belasan tahun itu.
"Begitu orang yang disuruh (bersihkan rumah) itu masuk dia mencium bau busuk dicari lah sumbernya, dilihatnya lah orang sedang gantung diri," kata Bernard seperti dikutip dari Suara.com, Rabu.
Sejak mendapat laporan kasus bunuh diri itu, Kapolsek mengaku sudah bertemu dengan pihak keluarga Bripka PS. Dari pengakuan keluarga, Bripka PS menghilang sejak lima hari terakhir.
Menurutnya, keluarga pun menduga aksi nekat itu dilakukan PS karena depresi.
"Saya ketemu orang tuanya itu udah lima hari yang lalu di cari-cari, depresi sepertinya. Ujungnya bunuh diri," tuturnya.
Bernard juga memastikan Bripka PS bukan tewas bakar diri. Kondisi jasad korban yang gosong menurutnya karena sudah tewas lima hari lalu.
"Bukan bakar diri, jadi itu kan karena kejadiannya sudah lima hari yang lalu jadi mayatnya itu gosong gitu hitam," katanya.
(Sumber: Suara.com)