Nadia Saphira Jadi Pengacara, Ira Riswana Penata Rias Jenazah

Tomi Tresnady

Minggu, 04 Januari 2015 | 09:06 WIB
Nadia Saphira Jadi Pengacara, Ira Riswana Penata Rias Jenazah
Ira Riswana. [Suara.com/Yazir]

Suara.com - Karier di dunia hiburan tak membuat artis Melly Manuhutu, Nadia Saphira, dan Ira Riswana puas dengan pekerjaan mereka yang begitu menjanjikan bisa mendatangkan banyak uang dan popularitas.

Mereka punya minat dan kecintaan terhadap profesi di luar keartisannya, seperti Melly memilih berbisnis hasil pertanian organik. Lalu Nadia merasakan hidup lebih bergairah ketika menjalani profesi pengacara. Sedangkan Ira Riswana memilih pekerjaan yang jarang dipilih orang, yakni menjadi penata rias jenazah.

Berikut ini hasil wawancara ketiga artis tersebut yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi pembaca:

1. Melly Manuhutu

Melly Manuhutu mengawali karier di dunia hiburan sebagai penyanyi cilik lalu bergabung dengan kelompok tari Guruh Soekarno Putra (GSP) hingga menjadi juara III Gadis Sampul majalan Gadis tahun 1990.

Perempuan berdarah Ambon berusia 39 tahun itu dilahirkan dengan membawa multitatlenta. Selain pernah serius di dunia musik hingga menelurkan tiga album studio, menjadi penyiar radio, model, sinetron, ia juga menjadi seorang pebisnis yang ditekuninya sampai sekarang.

Ibu dua anak dari Kaçamelyv Prakaça, dan Qalyçea Prakaça itu berbisnis sayuran organik dan sementara ini meninggalkan gemerlapnya dunia hiburan.

Melly saat berbincang dengan Suara.com, mengaku akhirnya puas dengan profesinya sebagai petani organik berawal dari rasa tertantang mempelajari ilmu pertanian dan akhirnya mengaplikasikannya pada 2001.

Butuh tiga tahun istri dari Prakaça Kasmir menguasai ilmu pertanian organik. Usahanya tak sia-sia, ia pernah mendapatkan penghargaan dari Menteri Pertaniaan.

Melly yang juga membuka toko hasil pertanian organik di kawasan Kemang, Jakarta Selatan ini bercerita saat menggeluti profesi ini tak selamanya berbuah manis.

"Saya pernah diomelin pembeli, karena diapesan kol 4 kilo, tapi karena terserang hama Cuma panen 2 kilo. Yang seperti itu juga tantangan buat kita," ujarnya. "Saya jelaskan, dan sekarang akhirnya mereka ngerti kalau organic itu bebas kimia jadi kalau ada hama ya, panen sedapatnya.”

Melly juga senang ketika menjadi pengusaha hasil pertanian organik, ia bisa memberdayakan para petani di daerah untuk mengembangkan pertanian yang lebih ramah lingkungan.

"Sayur organic ini bisa bantu petani lokal, bisa bantu penghidupan yang lebihbaik.Puji Tuhan bisa bantu sesama," katanya.

Ia pecaya bisnis ini tak seperti menjadi artis yang suatu saat harus tergusur karena masalah usia dan persaingan dengan munculnya generasi muda.

"Makanankan kebutuhan pokok, karena itu saya percaya bisnis ini akan terus berjalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisnis Organik, Melly Manuhutu Tolak Diwawancara Infotainment

Bisnis Organik, Melly Manuhutu Tolak Diwawancara Infotainment

Entertainment | Minggu, 21 Desember 2014 | 14:27 WIB

Masakan Organik Melly Manuhutu di Momen Natal

Masakan Organik Melly Manuhutu di Momen Natal

Entertainment | Minggu, 21 Desember 2014 | 09:51 WIB

Dukung Jokowi, Melly Manuhutu Rela Jadi Loper Koran

Dukung Jokowi, Melly Manuhutu Rela Jadi Loper Koran

Entertainment | Selasa, 17 Juni 2014 | 18:49 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×