Dituduh Nyolong Mobil, Limbad Jawab 17 Pertanyaan Penyidik

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 12 Oktober 2015 | 18:39 WIB
Dituduh Nyolong Mobil, Limbad Jawab 17 Pertanyaan Penyidik
Pesulap Limbad mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Senin (12/10/2015). [suara.com/Aguns Sandy Lesmana]
Pesulap Limbad selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan pengusaha bernama Husein Ibrahim.  Limbad sebelumnya dilaporkan Ibrahim ke Polres Jakarta Utara atas dugaan pencurian mobil Honda Jazz.
 
Dia diperiksa selama sekitar lima jam. Seperti ketika datang ke Mapolda Metro siang tadi, Limbad tidak mau memberikan penjelasan kepada wartawan. 
 
Kuasa Hukum Limbad, Muhammad Zakir Zakir Rasyidin, mengatakan penyidik tadi melayangkan 17 pertanyaan. Sepanjang pemeriksaan, Limbad bersikap kooperatif.
 
"Kehadiran kami di sini sebagai bukti bahwa kami benar-benar menaati proses hukum sebagai pelapor dimintai keterangan untuk apa yang sudah kami laporkan. Tadi diperiksa kurang lebih lima jam dan total pertanyaan sebanyak 17 pertanyaan," kata Zakir kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/10/2015).
 
Pertanyaan penyidik menyangkut tuduhan Ibrahim kepada Limbad.
 
"Itu seputar apa yang merasa atau apa yang kami anggap merugikan soal pernyataan-pernyataan yang disampaikan ke media. Kalau misalkan orang dituduh mencuri atau dituduh membawa lari mobil saya kira siapapun pasti tidak terima," kata dia. 
 
Tadi, Limbad juga menyerahkan sembilan bundel barang bukti terkait dugaan pencemaran baik kepada penyidik.
 
Menurut Burhan Jamaluddin yang juga merupakan Kuasa Hukum Limbad barang bukti tersebut antara lain berupa flashdisk yang berisi pernyataan pencemaran nama baik yang disampaikan Ibrahim di beberapa media.
 
"Yang kita bawa itu kurang lebih sembilan bundel. Salah satunya barang bukti berupa pernyataan ibrahim di media itu sudah kira sampaikan berupa tulisan. Flasdisk sebagai barang bukti tentang pernyataan pencemaran nama baik Ibrahim yang menyatakan Limbad Maling," katanya.
 
Tindak lanjut kasus tersebut, kini diserahkan sepenuhnya kepada proses hukum.
 
"Itu semua keputusan ada dipenyidik. Tinggal kita tunggu proses penyidikan Polda Metro," kata dia
 
Mobil yang dilaporkan telah dicuri Limbad adalah Honda Jazz nomor polisi E 1717 PD. Mobil tersebut terekam closed circuit television saat keluar dari tempat parkir apartemen Ibrahim di French Walk Tower Lourdnes Garden Lantai VI, Unit F, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 24 September 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Limbad Tiba di Polda Metro Jaya, Acungkan Jempol

Limbad Tiba di Polda Metro Jaya, Acungkan Jempol

Entertainment | Senin, 12 Oktober 2015 | 11:36 WIB

Bungkam Usai Diperiksa, Limbad Menjadi Tersangka Curanmor?

Bungkam Usai Diperiksa, Limbad Menjadi Tersangka Curanmor?

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2015 | 19:43 WIB

Limbad Diperiksa Polisi Atas Laporan Pencurian Mobil

Limbad Diperiksa Polisi Atas Laporan Pencurian Mobil

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2015 | 15:38 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×