Interview: Lola Amaria Ingin Pelaku Seni Peran Gaek Makin Mahal

Yazir Farouk, Puput Pandansari

Sabtu, 25 Maret 2017 | 10:10 WIB
Interview: Lola Amaria Ingin Pelaku Seni Peran Gaek Makin Mahal
Lola Amaria saat berkunjung ke Redaksi Suara.com [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Lola Amaria dikenal sebagai sutradara dan produser yang sering bikin film idealis. Sebut saja karya-karya hebatnya seperti Betina (2006), Minggu Pagi di Victoria Park (2010), Sanubari Jakarta (2012), dan Jingga (2016).

Akting perempuan berusia 39 tahun ini juga patut diacungi jempol. Beberapa film telah dibintangi sejak tahun 2000.

Sebagai pemeran dan pembuat film yang sudah cukup lama, Lola agak miris melihat 'penghargaan' untuk para akrtis dan aktor berumur di Tanah Air yang dinilainya masih kurang. Dia juga mengungkapkan bagaimana standar yang dipunya untuk menerima tawaran bermain film.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini wawancara singkat Lola bersama Suara.com:

Bagaimana Anda melihat perkembangan dunia peran di Indonesia?

Indonesia kan nggak seperti di Amerika, (aktor) tambah tua tambah laku, artinya apapun masih dapat peran utama dan keren bayangin saja Meryl Streep bahkan Horison Ford makin mahal, di sini justru kebalik. Banyak yang baru-baru justru.

Anda sebagai pemain lama, apakah mau menerima tawaran kecil di film?

Bukannya nggak suka dikasih peran cuma dua tiga scene, tapi ya untuk main film dibutuhkan effort yang lebih juga. Makanya ketika dapat peran sekecil apapun harus serius.

Anda pilih-pilih peran dong?

baca juga

Iya dong pasti, itu juga menentukan. Tapi bukan picky ya, harus lihat juga siapa yang bekerja di 'belakang', siapa yang men-direct. Saya sering sih dapat peran jadi hantu di film horor, ya ngapain saya ambil? Ya itu berarti kan milih-milih dong namanya.

Apa sih ukuran Lola Amaria untuk main film?

Yang pasti secara karakter harus menarik. Siapa dulu timnya di balik film itu, kalau yang bikin serius ya peran sekecil apapun pasti diambil.

Menganalogikan pemilihan peran seperti apa?

Misal dapat peran jadi nenek lampir, buat apa saya susah-susah membangun karier lalu tiba-tiba cuma mau jadi nenek lampir, ya sesimpel itu mikirnya.

Bicara soal film terbaru Anda, Labuan Hati, apakah itu suara hati terhadap woman empowerment atau juga karena didasari keprihatinan tadi?

Iya (woman empowerment). Hidup kita yang ngatur ya kita sendiri bukan orang lain, kalau misal nggak nyaman kenapa harus diterusin dengan sebuah hubungan, pilihan untuk menjadi baik ya dia harus jadi nyaman dengan pilihannya.

Ide awal Labuan Hati ini ditulis karena ceritanya dekat dengan masyarakat di kota besar bukan cuma Jakarta tapi perempuan di kota besar dimana perubahan saat signifikan dari segi profesi juga, pilihan itu beragam yang selalu berubah. Kerjaan director (sutradara) dulu siapa perempuan yang mau ambil? Tapi sekarang bisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Film "Labuan Hati" Garapan Lola Amaria Libatkan BMKG

Film "Labuan Hati" Garapan Lola Amaria Libatkan BMKG

Entertainment | Jum'at, 24 Maret 2017 | 13:50 WIB

Cerita Kelly Tandiono Distrap Lola Amaria di Bawah Laut

Cerita Kelly Tandiono Distrap Lola Amaria di Bawah Laut

Entertainment | Selasa, 21 Maret 2017 | 11:12 WIB

Ananda Sukarlan dan Metode Main Piano untuk Anak Difabel

Ananda Sukarlan dan Metode Main Piano untuk Anak Difabel

Entertainment | Sabtu, 04 Maret 2017 | 09:47 WIB

Lola Amaria Ekspos Keindahan Labuan Bajo Lewat Film

Lola Amaria Ekspos Keindahan Labuan Bajo Lewat Film

Entertainment | Jum'at, 24 Februari 2017 | 20:47 WIB

Eksklusif: Annisa Pohan Siap Jadi Istri Gubernur

Eksklusif: Annisa Pohan Siap Jadi Istri Gubernur

Entertainment | Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:06 WIB

Terkini

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

×