Ananda Sukarlan dan Metode Main Piano untuk Anak Difabel

Yazir Farouk, Puput Pandansari

Sabtu, 04 Maret 2017 | 09:47 WIB
Ananda Sukarlan dan Metode Main Piano untuk Anak Difabel
Ananda Sukarlan ditemui suara.com di The Grand, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2017) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dedikasi Ananda Sukarlan di dunia musik patut diacungi jempol. Seorang master pianis dan komponis asal Indonesia yang tinggal di Spanyol itu tak melulu mempelajari seni dan musik untuk kepentingan diri atau bahkan komersil.

Ananda bahkan menjadikan musik sebagai sarana cinta dan kepedulian kepada sesama, khususnya anak-anak. Lelaki yang mencintai piano dan musik klasik atau yang disebutnya sebagai musik sastra ini terus menggali cara-cara unik agar musiknya berguna bagi banyak orang.

Dia menjadi satu-satunya orang Indonesia dalam buku "The 2000 Oitstanding Musicians of 20th Century" yang riwayat hidupnya dianggap paling berdedikasi buat musik dunia.

Di Spanyol, kiprah Ananda salah satunya adalah menciptakan metode bermain piano dengan satu tangan untuk anak berkebutuhan khusus.

Bagaimana kisah menarik ini selanjutnya? Tim redaksi suara.com berkesempatan mewawancarai Ananda di The Grand, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat baru-baru ini. Berikut petikan wawancaranya:

Tadi Anda sempat bermain piano dengan satu tangan, apa ada tujuan tertentu untuk itu?

Metode itu sebenarnya saya bikin untuk anak-anak yang tangannya cuma satu. Karena nggak sesimpel seperti ya sudah kurangi saja lima jari yang lain. Saya baru tahu saat itu sekitar 2008 atau 2009 kalau ternyata balance badan jadi beda kalau main satu tangan.

Apa tujuan Anda membuat metode ini?

Dengan mengajar saya belajar dan saya juga bisa memberikan banyak hal pada mereka, juga kepercayaan diri untuk anak-anak.

Apakah Anda masih mengajar anak-anak berkebutuhan khusus sekarang, bagaimana dengan anak-anak yang lain?

baca juga

Waktu di Spanyol itu saya bekerja sama dengan satu foundation (Fundacion Musica Abierta) untuk bisa mengajari anak-anak bermain piano satu tangan dan piano tanpa pedal kaki. Kalau sekarang, saya juga masih mengajar di Indonesia dari kota ke kota lain, biasanya saya pergi sekitar seminggu.

Bagaimana dengan kiprah musik Anda untuk Anak-anak Indonesia?

Saya bikin Yayasan Musik Sastra Indonesia (YMSI) sampai sekarang masih berjalan. Itu seperti les gratis untuk anak-anak yang tidak mampu. Sehingga mereka nggak usah seperti saya yang dulu sempat was-was soal enggak ada biaya padahal pengin belajar musik sastra ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eksklusif: Annisa Pohan Siap Jadi Istri Gubernur

Eksklusif: Annisa Pohan Siap Jadi Istri Gubernur

Entertainment | Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:06 WIB

Interview: Indro Lelah Lihat Kondisi Politik Jelang Pilgub DKI

Interview: Indro Lelah Lihat Kondisi Politik Jelang Pilgub DKI

Entertainment | Sabtu, 04 Februari 2017 | 09:13 WIB

Interview: Nikita Mirzani Rutin Periksa Kesehatan Alat Vital

Interview: Nikita Mirzani Rutin Periksa Kesehatan Alat Vital

Entertainment | Sabtu, 21 Januari 2017 | 09:06 WIB

Interview: Harga Cabai dan Nasib Restoran Zee Zee Shahab

Interview: Harga Cabai dan Nasib Restoran Zee Zee Shahab

Entertainment | Sabtu, 14 Januari 2017 | 09:02 WIB

Interview: Suarakan Toleransi, Giring "Nidji" Diteror

Interview: Suarakan Toleransi, Giring "Nidji" Diteror

Entertainment | Sabtu, 07 Januari 2017 | 09:46 WIB

Terkini

Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal

Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10

Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×