Di Rusia, Tak Ada yang Tertawa karena Film 'The Death of Stalin'

Reza Gunadha

Minggu, 15 Oktober 2017 | 14:53 WIB
Di Rusia, Tak Ada yang Tertawa karena Film 'The Death of Stalin'
Poster film The Death of Stalin [boingboing]

Suara.com - Film berjudul "The Death of Stalin", mampu membuat banyak penonton di Inggris maupun Eropa Barat yang menyukai drama satire gelap tertawa terbahak-bahak. Namun, di Rusia, tak ada satu pun yang tertawa.

"The Death of Stalin" yang bakal diputar perdana di Inggris, 20 Oktober 2017, berplot kronik kematian pemimpin besar Uni Soviet Joseph Stalin pada 1953.

Wafatnya sang pemimpin, menimbulkan friksi di kalangan pejabat lain yang berebut tongkat estafet kepemimpinan negara adi daya tersebut.

Nikita Khruschev yang dalam film itu diperankan Steve Buscemi, berupaya melakukan de-Stalinisasi dengan mengutuk sang pemimpin serta menghasut rakyat untuk mendukung dirinya. Ia dibantu oleh Lavrentiy Beria (Simon Russell-Beale), kepala KGB.

Namun, konspirasi Khruschev-Baria ditentang oleh komandan pasukan Soviet saat Perang Dunia II, Goergy Zhukov (Jason Isaacs). Dalam film itu, jenderal legendaris ini mewakili poros lelucon yang gelap.

Jurnalis The Guardian sekaligus kritikus film Peter Bradshaw  mengatakan, film tersebut layak disebut terbaik pada tahun 2017. Ia sendiri memberikan 5 bintang untuk film tersebut.

Namun, film tersebut justru menuai kecaman dari rakyat Rusia. Terlebih, film itu dirilis menjelang peringatan 100 tahun Revolusi Oktober Rusia yang pada tahun 1917 menjadi gerbang pembangunan Uni Soviet.

"Kematian seseorang tak bisa menjadi subjek komedi. Apalagi ini adalah pemimpin negara, pemimpin kami yang agung," kata Nikolai Starikov, politikus yang memimpin partai berhaluan nasionalis di Rusia, seperti dilansir The Guardian, Sabtu (14/10/2017).

baca juga

Penulis buku sejarah Rusia modern terkenal itu juga mengatakan, tak satu pun sutradara maupun direktur film di negerinya yang berniat membuat film dark satire mengenai pemimpin negara lain.

"Stalin adalah pemimpin kami, dan saat Perang Dunia II, dia adalah sekutur Inggris. Bisakah kau membayangkan Rusia membuat film komedi tentang matinya raja Inggris?" sindirnya.

Sindiran Starikov itu merujuk pada direktur film "The Death of Stalin", yakni Armando Iannucci, yang merupakan warga Skotlandia keturunan Italia.

"Film ini jelas sebagai aksi tak bersahabat dari klas intelektual Inggris dan bagian dari propaganda anti-Rusia serta mendiskreditkan Stalin," tandasnya.

Sementara surat kabar berpengaruh di Rusia, Vzglyad, merekomendasikan agar pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan pemutaran film itu di seluruh wilayahnya.

"Film ini jelas dibuat oleh orang yang sama sekali tak mengetahui detail sejarah Rusia," demikian menurut Vzglyad.

Pavel Pozhigailo, penasihat Kementerian Kebudayaan Rusia, mendukung desakan warga agar film itu tak diputar di Rusia.

"Film itu sangat provokatif, memicu kemarahan kaum Komunis di Rusia, dan secara umum memprovokasi rakyat kita," tutur Pavel.

Pekerja film Rusia, Roman Volobuev, mengatakan warga Rusia kekinian lebih sensitif terhadap segala hal mengenai sejarah mereka.

"Rusia modern lebih neurotik mengenai sejarah mereka. Bahkan lebih neurotik ketimbang era Uni Soviet. Dulu, ada film komedi mengenai PD II dan Revolusi Oktober. Sekarang, tema-tema film seperti itu sangat menakutkan," tuturnya.

Sejak kematian Stalin, rezim Uni Soviet melakukan perubahan besar-besaran terhadap mayoritas kebijakan ekonomi dan politik penerus Lenin tersebut.

Sistem kapitalisme yang begitu dibenci Stalin karena menyengsarakan rakyat, sedikit demi sedikit dipulihkan oleh rezim setelahnya.

Tak hanya itu, sejak era Khruschev hingga Gorbachev, wacana anti-Stalin atau dikenal sebagai proyek "de-Stalinisasi" terus digaungkan.

Namun, sejak keruntuhan Uni Soviet pada 1991, rakyat dan pemuda Rusia semakin menghormati dan merevitalisasi pemikiran maupun nama baik Stalin.

Juni 2017, Levada Centre Rusia, menggelar survei warga di seluruh warga mengenai "siapa pemimpin terbesar sepanjang sejarah rusia?". Hasilnya, nama Stalin kokoh menduduki posisi puncak, menyusul Presiden Vladimir Putin, dan penyair Rusia Alexander Pushkin.

Sementara Presiden Rusia, Putin, selalu mengambil jarak  dengan tak pernah memuji Stalin. Namun, ia juga tak sekali pun melontarkan kritik terhadap Stalin.

Bahkan, pada era Putin, peringatan kemenangan Rusia terhadap Nazi Jerman selalu digelar secara besar-besaran dan sakral, sehingga mengumbar nilai-nilai positif Stalin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Estelle Linden Buka Indra ke-6 demi "Mereka Yang Tak Terlihat"

Estelle Linden Buka Indra ke-6 demi "Mereka Yang Tak Terlihat"

Entertainment | Kamis, 12 Oktober 2017 | 12:00 WIB

Produser Janji Bikin Sekuel "Pengabdi Setan" Tahun Depan

Produser Janji Bikin Sekuel "Pengabdi Setan" Tahun Depan

Entertainment | Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:09 WIB

Upi Avianto Beberkan Alasan Pilih Bintang Baru di Filmnya

Upi Avianto Beberkan Alasan Pilih Bintang Baru di Filmnya

Entertainment | Rabu, 11 Oktober 2017 | 06:45 WIB

Panglima TNI Hadiri Festival Film Nusantara

Panglima TNI Hadiri Festival Film Nusantara

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 00:03 WIB

Liburan Makin Seru dengan "My Little Pony: The Movie"

Liburan Makin Seru dengan "My Little Pony: The Movie"

Entertainment | Senin, 09 Oktober 2017 | 06:13 WIB

Rusia Larang Tentaranya Eksis di Medsos

Rusia Larang Tentaranya Eksis di Medsos

Tekno | Minggu, 08 Oktober 2017 | 11:38 WIB

Asal-usul Cerita Mistis Film "Gasing Tengkorak"

Asal-usul Cerita Mistis Film "Gasing Tengkorak"

Entertainment | Minggu, 08 Oktober 2017 | 07:26 WIB

Serangan Udara Rusia Tewaskan 120 Militan ISIS

Serangan Udara Rusia Tewaskan 120 Militan ISIS

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 05:29 WIB

Panglima TNI Nonton Bareng Film Merah Putih Memanggil

Panglima TNI Nonton Bareng Film Merah Putih Memanggil

Foto | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 13:26 WIB

Eskalator Emas Mogok, Raja Saudi Terpaksa Turun Tangga

Eskalator Emas Mogok, Raja Saudi Terpaksa Turun Tangga

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 13:16 WIB

Terkini

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×