New York Kena Badai, Mulut Maxime Bouttier Beku

Tomi Tresnady | Ismail
New York Kena Badai, Mulut Maxime Bouttier Beku
Maxime Bouttier di acara jumpa pers 'Magic Hour the series' di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017). [suara.com/Ismail]

Magic Hour The Series syuting di New York selama 10 hari.

Suara.com - Aktor muda Maxime Bouttier menemukan banyak kedala saat syuting "Magic Hour The Series" di New York, Amerika Serikat.

Awalnya pemain dan kru memprediksi cuaca New York saat musim gugur bisa bikin nyaman. Namun cuaca berubah drastis. New York diterpa badai dan cuaca pun berubah jadi sangat dingin.

"Seharusnya nggak terlalu dingin gitu dan harusnya musim gugur, tapi karena ada komplikasi cuaca, pas kita ke sana ada badai, jadi semua anomali," kata kata lelaki 24 tahun itu di acara jumpa pers "Magic Hour the Series" di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017).

Maxime mengaku syuting di tempat cuaca dingin banyak mendapat tantangan. Apalagi syuting memakan waktu 10 hari di Negara yang dipimpin Donald Trump itu. Untuk mengucapkan dialog pun, kata dia, cukup sulit.

"(Kendalanya) dinginnya, karena belum biasa main dingin, mulut nggak seusai sama yang kita mau," kenang dia.

Serial yang diproduksi oleh Screenplay Films ini akan tayang di kanal iflix sebanyak delapan episode. Serial ini melanjutkan kisah dalam film "Magic Hour" dengan pemeran utama Dimas Anggara dan Michelle Ziudith yang tayang tahun 2015

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Selamat siang para pejuang kehidupan 💪
#QuotesOfTheDay

INFOGRAFIS