Tangisan Ifan Seventeen Pecah di Depan Jenazah Istri dan Sahabat

Selasa, 25 Desember 2018 | 07:07 WIB
Tangisan Ifan Seventeen Pecah di Depan Jenazah Istri dan Sahabat
Ifan Seventeen dan istri, Dylan Sahara. (Instagram Ifan Seventeen)

Suara.com - Ifan Seventeen tidak bisa menahan air matanya setibanya di Bandara Halim Perdana Kusuma saat mengantar peti mati istrinya Dylan Sahara dan drummer band Seventeen, Windu Andi Darmawan.

Sebelum diberangkatkan ke rumah duka masing-masing, di Ponorogo dan Yogyakarta, pembacaan ayat yasin dan tahlil sempat digelar di ruang cargo bandara. Beberapa artis nampak mengikuti acara tersebut.

Ifan Seventeen tampak tegar dengan musibah yang terjadi dengan istri dan rekan-rekan di band Seventeen. Namun, air matanya tak terbendung saat beberapa awak mewawancarainya.

"Nggak pernah kebayang. Terima kasih banyak dari kemarin udah doain banyak Seventeen Band maupun istriku Dylan Sahara," kata lelaki bernama lengkap Riefian Fajarsyah, di cargo Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018) dini hari.

"Terima kasih banyak udah datang, udah berdoa sama-sama. Mudah-mudahan Allah membalas kebaikan teman semua. Minta doanya," sambil mengusap air mata.

Peti jenazah Dylan Sahara dan Andi Seventeen tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Selasa (25/12/2018) dini hari. (istimewa)
Peti jenazah Dylan Sahara dan Andi Seventeen tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Selasa (25/12/2018) dini hari. (istimewa)

Sambil terus menangis, Ifan Seventeen juga meminta kepada para pelayat untuk mendoakan para personel yang turut meninggal dalam peristiwa tsumani Selat Sunda.

"Mungkin yang ada di hadapan kita saat ini yang dari Seventeen cuma ada Mas Andi, minta doanya buat almarhum Mas Herman, gitaris Seventeen," ucapnya seraya terus menangis.

"Mas Bani, bassis Seventeen (ngusap air mata), Oki Wijaya manajer Seventeen dan Ujang kru. Dan juga almarhumah istri saya Dylan Sahara. Minta doanya, mudah-mudaham yang telah meninggalkan kita khusnul khotimah. Terima kasih. Assalamualaikum," tutup lelaki berdarah campuran Tionghoa dan Melayu itu.

Seperti diketahui, Dylan Sahara dan Andi bersama Bani (bassist Seventeen), Herman (gitaris), menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) malam lalu. Sebelumnya, dua personel Bani (basist) dan Herman Sikumbang (gitaris) telah ditemukan pada hari Minggu dan telah di makamkan pada Senin (24/12/2018) pagi di Yogyakarta dan Tidore.

Baca Juga: Jenazah Dylan Sahara dan Andi Seventeen Tiba di Bandara Halim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI