Wahyu Selow Ungkap Makna Lagu Kencan di Harmoni

Yazir Farouk, Sumarni

Senin, 28 Oktober 2019 | 19:55 WIB
Wahyu Selow Ungkap Makna Lagu Kencan di Harmoni
Penyanyi Wahyu Selow saat berkunjung ke kantor redaksi Suara.com, Jakarta, Senin (28/10). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyanyi Wahyu Selow blak-blakan mengenai single terbarunya, Kencan di Harmoni. Kata dia, lagu itu berkisah soal kepanikan seorang lelaki saat hendak bertemu kekasihnya di Harmoni, Jakarta Pusat.

"Lagu ini menceritakan tentang pasangan. Mereka janjian, ceweknya nungguin di Harmoni. Tapi cowoknya ini menuju ke sana macet, Harmoni kan macet. Cowok ini panik, takut ceweknya marah, diputusin. Tapi ternyata si cewek ini nggak marah. Dia sabar menunggu, santai," ujar Wahyu Selow di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).

Pemilihan Harmoni memang bukan tanpa alasan. Pemilik nama asli Wahyu Ramdani ini menyebut tempat itu cukup identik dengan kemacetan.

"Banyak daerah yang macet tapi kita milih Harmoni karena di situ memang jam tertentu macet banget. Jadi stock syut buat videoklip itu lebih gampang juga. Tapi mungkin yang ciptain lagu juga punya pengalaman disitu. Gue masih korek itu sih," ujarnya.

Berbeda dengan lagu sebelumnya yang berjudul Selow, lelaki asal Tangerang, Banten ini mengatakan Kencan di Harmoni menyajikan warna musik yang baru.

"Sebenernya lagu ini yang ciptain sama dengan lagu Selow juga. Tapi ini beda. Ini warnanya lebih R&B Funk gitu," kata Wahyu Selow.

Lagu tersebut digarap sejak dua bulan lalu. Untuk merampungkan, Wahyu hanya butuh waktu empat jam saja.

"Take vokalnya tiga empat jam. Nunggunya ya satu bulanan lah buat rilis setelah di mixing," ucapnya.

Seperti diketahui, Kencan di Harmoni resmi dirilis pada 11 Oktober 2019 di seluruh digital platform musik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×