Cover Lagu Lagi Syantik, Gen Halilintar Digugat Rp 9,5 Miliar

Ferry Noviandi | Evi Ariska
Cover Lagu Lagi Syantik, Gen Halilintar Digugat Rp 9,5 Miliar
Gen Halilintar [Instagram]

Sementara kerugiaan immateriil, Gen Halilintar mengaku tak ternilai jumlahnya.

Suara.com - Sidang kasus dugaan pelanggaran hak cipta oleh Gen Halilintar terhadap pihak Nagaswara kembali digelar. Sidang dengan agenda pembuktian berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Label rekaman Nagaswara membawa saksi ahli untuk memperkuat gugatannya kepada Gen Halilintar dalam persidangan kali ini.

"Pada intinya kami memperkuat dalil kami, gugatan kami. Kami perkuat seperti apa tadi sudah jelas bicara akan dilanjut dari hari Senin, pihak lawan akan mengajukan ahli juga untuk diperiksa dan beberapa bukti," kata kuasa hukum Nagaswara, Yosh Mulyani usai sidang.

Nagaswara mengklaim kerugian hingga mencapai Rp 9,5 miliar secara material atas cover lagu "Syantik" oleh Gen Halilintar.  Sementara immateril kata Yosh, tak ternilai jumlahnya.

"Kalau ditanya uang atau tujuannya apa, yang pertama adalah kerugian moril, itu susah diukur dengan uang. Jadinya kami susah ngomong apa segitu mewakili moril sebenarnya tidak juga. Tapi kita ngomong hukum terpaksa saya harus konversikan seberapa. Tapi itu bukan tujuan utama, tujuan utama perlindungan hak cipta itu sendiri," terangnya.

Nantinya pihak Nagaswara akan mendatangkan beberapa saksi dan ahli lainnya jika memang diperlukan. Sidang kasus dugaan hak cipta oleh Gen Halilintar akan digelar kembali pada Senin (24/2/2020) pekan depan.

Gen Halilintar [Instagram]
Gen Halilintar [Instagram]

"Kami akan coba datang kan beberapa saksi fakta kalau memang itu, waktunya juga memenuhi. Terus mungkin tambahan ahli, kita coba lihat dari lawan seperti apa kalau butuh di-counter kami akan counter ya," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, keluarga Gen Halilintar melalui kedua orangtuanya, Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogen Umar Faruk digugat oleh perusahaan rekaman Nagaswara. Gen Halilintar dianggap melanggar hak cipta lantaran dianggap mereproduksi ulag lagu "Lagi Syantik" yang dipopulerkan Siti Badriah, tanpa izin.

Gugatan tersebut tercatat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 82/Pdt.Sus-HakCipta/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS