alexametrics

Versi Suami Nindy Ayunda Terkait Tuduhan KDRT, Akui Ada Ribut di Kamar

Yazir Farouk | Yuliani
Versi Suami Nindy Ayunda Terkait Tuduhan KDRT, Akui Ada Ribut di Kamar
Penyanyi Nindy Ayunda menunjukkan bukti dugaan KDRT yang diterimanya dari sang suami, Askara Parasady Harsono saat menggelar konferensi pers di Kantor Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Nindy Ayunda telah melaporkan suaminya ke Polres Jakarta Selatan pada Desember 2020.

Suara.com - Kuasa hukum Askara Parasady Harsono, M. Muslih, menanggapi tuduhan istri kliennya, Nindy Ayunda ihwal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Menurutnya, memang benar terjadi pertengkaran antara Askara dan Nindy di dalam kamar. Tapi kata dia, luka lebam yang didapat Nindy tak bisa jadi bukti sebagai akibat dari keributan tersebut.

"(Informasi) Yang saya terima dari Aska, mereka berada di ruangan, berdua di kamar, sedang berantem," ujar Muslih ditemui di Pengadilan Agama, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2021).

"Mas Aska ditangkis dan keluar kamar," katanya lagi.

Baca Juga: Nindy Ayunda Sebut Suster Suruhan Adik Suami Mau Ambil Surat Berharga

Lebih lanjut kata Muslih, tak ada saksi yang melihat secara langsung keributan mereka waktu itu. Sehingga apa yang diakui penyanyi berusia 32 tahun itu menurutnya bisa saja bohong.

"Itu kan (KDRT) versi mbak Nindy, mereka berada di kamar kan, apa jatuh, kena meja atau apa kan nggak tau," katanya.

Selasa (16/2/2021) kemarin, Nindy Ayunda penuhi panggilan Komnas Perempuan terkait aduannya soal KDRT. Usai pertemuan tersebut, Nindy membongkar bukti-bukti bahwa dia pernah dapat kekerasan dari sang suami.

Bukti yang dibawa berupa foto-foto yang perlihatkan luka lebam di wajah hingga lengan. Nindy Ayunda mengaku mengalami KDRT lebih dari sekali dan terparah terjadi pada 2018.

Baca Juga: Anaknya Menangis saat Saksikan Nindy Ayunda Alami KDRT

Nindy sendiri sudah melaporkan suaminya itu ke Polres Jakarta Selatan 18 Desember 2020. Sementara dia baru gugat cerai Askara ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Januari 2021.

Komentar