Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria

Ferry Noviandi Suara.Com
Senin, 16 Februari 2026 | 18:12 WIB
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Viral cerita seorang lelaki yang menjadi korban pijat abal-abal dan malah menjadi korban pelecehan seksual. [Ilustrasi pijat, memijat/Shutterstock]
Baca 10 detik
  • Seorang pria mengaku dilecehkan seksual oleh seorang presenter televisi dengan modus praktik terapi di kamar kos.
  • Korban mengenal presenter tersebut sejak 2017/2018; pelecehan terjadi pada April/Mei 2021 saat barter produk kopi.
  • Korban berani mengungkapkannya demi keadilan dan mengajak korban lain untuk segera melaporkan pelaku.

Suara.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan pengakuan mengejutkan dari seorang laki-laki yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang figur publik yang berprofesi sebagai presenter televisi.

Dengan modus berpura-pura sedang mendalami ilmu terapis, oknum presenter tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban di sebuah kamar kost.

Kejadian yang menyisakan trauma mendalam ini baru berani diungkapkan oleh korban ke publik dengan harapan adanya keadilan dan agar tidak ada korban lain yang berjatuhan.

Hubungan antara korban dan pelaku sebenarnya sudah terjalin cukup lama.

Korban menceritakan bahwa ia pertama kali mengenal sang presenter pada tahun 2017 atau 2018 silam. Saat itu, korban masih bekerja sebagai sales produk rokok dan tidak sengaja bertemu pelaku di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

"Gue lagi kerja muter-muter di Blok M, enggak sengaja ketemu orang ini bersama tiga rekannya yang berprofesi sama. Semuanya perempuan, kecuali dia," kenang korban.

Pertemuan itu berlanjut dengan perkenalan santai dan saling mengikuti di media sosial Instagram. Selama bertahun-tahun, komunikasi mereka terbilang normal tanpa ada gelagat mencurigakan.

Petaka terjadi pada sekitar April atau Mei 2021. Korban yang saat itu sudah membuka usaha coffee shop di daerah Kemanggisan mencoba menawarkan produk hampers kopinya kepada sang presenter. Pelaku setuju untuk membeli, namun dengan syarat "barter" jasa.

Pelaku meminta bantuan korban untuk menjadi model praktik tugas kursus terapis yang diakuinya sedang ia jalani.

Baca Juga: Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami

Pelaku berdalih harus mengirimkan video praktik kepada gurunya yang berada di Lampung.

"Dia bilang, 'Kalau mau antar hampers-nya sendiri aja ya, kan lu mau bantuin tugas gue. Enggak enak nanti kalau lu bawa orang, takutnya gue enggak leluasa karena baru belajar'," ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Karena merasa sudah kenal lama dan menganggap pelaku orang baik, korban pun menyetujui permintaan tersebut tanpa rasa curiga.

Sesampainya di kost pelaku, suasana awalnya terasa biasa saja. Pelaku sempat bercerita tentang perjuangannya merantau dari Lampung hingga sukses menjadi presenter di Jakarta. Namun, situasi mulai berubah saat sesi "praktik terapis" dimulai.

Korban diminta berganti celana dan hanya mengenakan pakaian dalam dengan alasan agar teknik pijat full body terlihat jelas di video untuk sang guru. Meski merasa tidak nyaman, korban mencoba tetap berpikir positif.

"Sampailah gue disuruh tidur terlentang. Awalnya dia memijat kaki gue layaknya terapis biasa sekitar 10-15 menit," ungkapnya.

Namun, pijatan tersebut mulai naik ke area paha hingga pelaku berani menyentuh alat kelamin korban.

Dengan dalih yang tidak masuk akal, pelaku menyebut alat kelamin korban "salah kiblat" sambil terus melancarkan aksinya.

"Di situ gue gemeter, enggak tahu harus ngapain. Gue bingung, takut, dan stres berat. Tangan dia yang satunya lagi megang-megang alat kelamin gue," ucapnya dengan nada getir.

Korban yang merasa dilecehkan akhirnya memberanikan diri untuk menghentikan aksi tersebut dan langsung memakai pakaiannya.

Meski dalam kondisi syok dan gemetar, korban terpaksa menerima tawaran pelaku untuk diantar pulang karena kondisi cuaca sedang hujan deras dan jarak rumah yang jauh.

Yang membuat korban semakin geram adalah sikap pelaku yang seolah tidak merasa bersalah sama sekali selama perjalanan pulang.

Kini, setelah sekian lama memendam trauma, korban memutuskan untuk bersuara. Ia meyakini bahwa dirinya bukan satu-satunya korban dari oknum presenter tersebut.

"Gue harap dengan adanya cerita ini, jika ada korban lain yang merasakan hal yang sama, please speak up. Gue akan kasih nomor pribadi untuk kita ngobrol dan bawa ini ke jalur yang lebih serius," imbuhnya.

Hingga berita ini diunggah, identitas lengkap presenter tersebut belum diungkap secara gamblang, namun korban menyebutkan bahwa clue atau petunjuk yang diberikan sudah cukup bagi para korban lain untuk mengenali sosok predator tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI