Suara.com - Ajang pencarian bakat Bintang Suara sudah memasuki babak Grand Final. Tiga finalis yang lolos yakni, Imelda Mega Rosita, Aurelya Ratamchia Dewanda dan Sri Ayu Kurnia.
Ketiga finalis itu berhasil melewati babak Battle Six yang digelar pada 25 Februari lalu. Pada 9 Maret ini, mereka akan bersaing memperebutkan posisi pertama dalam Grand Final di Swiss-Belhotel, Jakarta.
Sebelum lolos dari babak Battle Six, tiga finalis ini melewati perjalanan panjang hingga berhasil masuk Grand Final Bintang Suara. Sebelum melihat penampilan mereka, tak ada ada salahnya mengingat kembali perjuangan para finalis.
Berikut ulasan Suara.com tentang perjalanan audisi ke tiga finalis Bintang Suara :
1. Imelda Mega Rosita

Dari ratusan peserta Bintang Suara, Imelda Mega Rosita berhasil masuk ke babak 30 besar. Kala itu ia tampil membawakan lagu "Secawan Madu" dan "Oplosan".
Babak demi babak dilewati, hingga mencapai babak Battle Six. Sama seperti finalis lainnya, Imelda Mega Rosita mendapatkan lagu "Muara Kasih Bunda" pada kesempatan pertama dan "Ninggal Tatu" sebagai lagu kedua yang diundi secara acak.
Imelda Mega Rosita lahir pada 16 Juni 2001 di Kota Kediri. Sebelum mengikuti Bintang Suara, dia sudah menggeluti dunia tarik suara sebagai juara satu dalam satu ajang lomba menyanyi di kota kelahirannya.
Saat ini Imelda Mega Rosita masih aktif duduk di bangku kuliah. Kerap mengingikuti berbagai lomba tarik suara tak membuat pendidikannya terlantar.
2. Aurelya Ratamchia Dewanda
![Aurelya Ratamchia Dewanda Finalis 6 Besar Bintang Suara Grup 2 saat tampil secara virtual untuk proses penjurian ajang pencarian bakat Bintang Suara di Kantor Suara.com, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/25/33307-aurelya-ratamchia-dewanda-finalis-6-besar-bintang-suara-grup-2.jpg)
Salah satu finalis termuda di Bintang Suara ini sudah memikat para juri sejak audisi 30 besar. Sempat mengaku gugup lagu "Secawan Madu" dan "Wakuncar" menghantar Aurelya Ratamchia Dewanda hingga ke babal Grand Final.
Sama seperti finalis lainnya, perempuan 17 ini mendapatkan lagu "Muara Kasih Bunda" dan "Ninggal Tatu" dalam babak Battle Six. Impiannya menjadi penyanyi profesional hampir gagal karena penampilnya dinilai para juri kurang maksimal.
Aurelya Ratamchia Dewanda lahir pada 11 Desember 2003 di Kediri, Jawa Timur. Perempuan yang masih duduk di bangku sekolah ini rupanya sudah mengikuti orkes dangdut dan lomba menyanyi di daerahnya sejak kecil.
3. Sri Ayu Kurnia
![Finalis 6 Besar Bintang Suara, Sri Ayu Kurnia. [dokumentasi pribadi]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/02/23/47574-finalis-6-besar-bintang-suara-sri-ayu-kurni.jpg)
Perempuan 21 tahun ini berhasil mengejutkan para juri Bintang Suara pada saat menyanyikan lagu "Zapin Melayu" dan "Bumi Makin Panas" pada saat audisi pertama. Dia sempat merahasiakan lagu yang akan dinyayikan dari para juri.
Ayu sapaan akrabnya, kembali mengejutkan para juri di babak Battle Six Bintang Suara. Lewat lagu "Muara Kasih Bunda" dan "Ninggal Tatu", ia akan melajut ke babak Gand Final.
Sama seperti dua finalis lainnya, perwakilan kota Brebes ini memiliki rekam jejak pendidikan dan tarik suara yang bikin kaget. Lahir pada 13 Agustus 1999, siapa sangka dia berprofesi sebagai dosen dan sedang menyelesaikan kuliah S2 di Pendidikan Seni Musik UPI, Bandung.
Perlu diketahui, pada babak Battle Six lalu setiap finalis wajib menyanyikan dua lagu dengan style yang berbeda. Pilihan lagu pun langsung ditentukan sebelum mereka menunjukan kualitas vokal, penampilan dan attitude di hadapan dewan juri.
Setelah melalui proses penjurian yang menilai dari berbagai aspek serta sudut pandang di antara dewan juri akhirnya terpilih tiga Gran Finalis Bintang Suara yang berhak mengikuti ajang selanjutnya di Jakarta. Mereka adalah Imelda Mega Rosita, Aurelya Ratamchia D dan Sri Ayu Kurnia.
Ketiganya akan bersaing memperebutkan nomor satu dalam babak Grand Finalis Bintang Suara yang akan digelar di Swiss-Belhotel, Jakarta pada Maret ini.
Untuk diketahui, Bintang Suara merupakan ajang pencarian bakat dangdut yang kali pertama digelar media online di Indonesia dengan menyasar berbagai potensi penyanyi berbakat dari pelosok daerah.
Ajang ini digelar Suara.com bekerja sama dengan Proaktif yang didukung Radio Hot FM 93.2 yang disponsori Swiss-Belhotel.
Ajang ini pun digelar secara virtual sejak awal hingga Battle Six, tercatat ada sekitar 300-an peserta yang mendaftar dari berbagai seluruh wilayah di Indonesia.
Nantinya bagi pemenang akan berkesempatan merilis single dengan label Proaktif. Untuk diketahui, label Proaktif menaungi beberapa artis dan grup kenamaan, seperti Trio Macan dan Duo Amor.