facebook

Kondisi Sel yang Dihuni Putra Siregar, Jika Ingin Rebahan Harus Bergantian

Yazir Farouk | Adiyoga Priyambodo
Kondisi Sel yang Dihuni Putra Siregar, Jika Ingin Rebahan Harus Bergantian
Tersangka pengeroyokan yang juga pengusaha pemilik gerai penjualan gawai, Putra Siregar (tengah) bersama artis Rico Valentino (kiri) dihadirkan saat rilis kasus di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kondisi sel membuat Putra Siregar sulit beristirahat.

Suara.com - Istri Putra Siregar, Septia Yetri Opani berbagi cerita tentang kondisi yang dirasakan sang suami selama mendekam di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.

Ditemui di kawasan Condet, Jakarta, Septia berkisah tentang bagaimana Putra Siregar ditempatkan di sel sempit.

"2x2 atau 3x3 gitu, pokoknya kecil," kata Septia Yetri Opani, Selasa (17/5/2022).

Septia dalam lanjutannya juga bercerita tentang jumlah penghuni sel Putra Siregar yang tidak sebanding dengan ukuran ruangan.

Baca Juga: Ditulis Tangan, Putra Siregar Kirim Surat Menyentuh Kalbu ke Sang Istri: Aku Hanya Terhukum Rindu

"Di situ ada 16 orang," kata dia.

Kondisi itu membuat Putra Siregar sulit beristirahat. Bahkan untuk tidur sekalipun, bos PS Store tidak selalu bisa berbaring.

Istri Putra Siregar, Septia Siregar bersama ibunda Rico Valentino menunjukkan bukti wajah hancur Rico usai kasus pengeroyokan. [Instagram]
Istri Putra Siregar, Septia Siregar bersama ibunda Rico Valentino menunjukkan bukti wajah hancur Rico usai kasus pengeroyokan. [Instagram]

"Katanya pas hari pertama kedua itu dia tidur duduk. Kalaupun berbaring, itu harus gantian," ujar Septia.

Namun untuk saat ini, Putra Siregar sudah mendapat kondisi yang lebih layak di sel karena berkurangnya jumlah tahanan.

"Kayaknya sih sudah nggak gitu ya, karena sudah ada yang keluar dua. Cuma kan ya memang keluar masuk gitu kan," kata ibu tiga anak ini.

Baca Juga: Soal Situasi Pengeroyokan oleh Putra Siregar, Chandrika Chika Kembali Akan Diperiksa Polisi

Putra Siregar tersandung kasus hukum usai dilaporkan bersama Rico Valentino atas dugaan pengeroyokan terhadap Nur Alamsyah selaku korban pada 16 Maret 2022.

Komentar