facebook

Ajang EMPC Kembali Digelar, Kerja Sama dengan Label Amerika dan Gaet Jonas Blue sebagai Juri

Ferry Noviandi
Ajang EMPC Kembali Digelar, Kerja Sama dengan Label Amerika dan Gaet Jonas Blue sebagai Juri
Jonas Blue [ICEPERIENCE.ID]

Selain Jonas Blues, Winky Wiryawandan SIHK juga akan bertindak sebagai juri di ajang Electronic Music Producer Contest (EMPC).

Suara.com - Ajang pencarian bakat di dunia musik elektrik, Electronic Music Producer Contest (EMPC) kembali digelar tahun ini. Di edisi keempat ini, acara yang diprakarsai ICEPERIENCE.ID tersebut akan bekerja sama dengan label Amerika Serikat, Asralwerks.

Asralwerks bukan nama sembarangan. Label milik Universal Music Group ini berfokus pada musik elektronik dan memiliki sejumlah artis terkenal seperti The Chemical Brother, Fatboy Slim, Halsey, dan Phoenix. Label ini telah mengantongi enam Grammy Awards dengan 30 nominasi.

Tentu saja, para pemenenang di ajang EMPC 2022 ini nantinya akan diberi kesempatn merilis karya mereka di bawah naungan Astralwerks.

Selain Astralwerks, kabar mengejutkan lainnya dari EMPC 2022 ini, mereka akan menggaet penyanyi asal Inggris, Jonas Blue sebagai juri. Selain Jonas, juri lain yang tak kalah keren di antaranya Winky Wiryawan dan SIHK.

Baca Juga: Profil DJ Sihk: Produser Indonesia yang Tampil di Tomorrowland

"Kami harapkan EMPC tahun ini dapat menjadi lebih dari sekedar ajang kompetisi menciptakan lagu, tapi juga sebagai wadah bagi produser musik berbakat Indonesia mendapatkan pengalaman dan pembelajaran baru dari pakarnya, agar dapat bersaing di music scene internasional dan menciptakan sebuah legacy," ujar Sigit Diapsoputera selaku representatif dari ICEPERIENCE.ID.

Pendaftaran EMPC 2022 sudah mulai dibuka sejak 1 Agustus 2022. Penyelenggara berharap, EMPC 2022 kali bisa menjaring peserta lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu bocorannya, pada tahun ini, para peserta tak hanya diminta membuat original track, namun juga membuat remix salah satu lagu andalan milik Jonas Blue, sebelum nantinya diminta untuk mengirimkan karya original mereka pada tahap selanjutnya.

"Peserta yang memiliki inovasi dan keunikan dalam kreasinya pasti dapat mencuri perhatian para juri. Kreativitas dan pengetahuan akan genre yang berbeda-beda juga akan menjadi faktor penting," ujar Sigit Diapsoputera.

Komentar